4 Tips Terbaik Memberhentikan Karyawan dengan Sopan

Thursday, December 15th 2016. | Berita
Tips Usaha – Kesalahan dalam memilih Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menjadi karyawan merupakan hal yg sering terjadi. Anda pasti pernah dihadapkan di keadaan dimana harus memberhentikan karyawan atau membiarkannya dgn resiko yg tak bisa diperkirakan.
Kehilangan pekerjaan merupakan hal yg ditakuti oleh semua orang. Namun hal ini bisa terjadi jika Anda atau karyawan Anda melakukan kesalahan. Namun janganlah ragu untuk bertindak tegas kepada karyawan yg bisa mengancam reputasi perusahaan Anda. Lakukanlah pemecatan jika memang diperlukan.

  Panduan Tips Terbaik Memberhentikan Karyawan Secara Sopan  

Tips Memberhentikan Karyawan Dengan Baik

Berikut ini adalah kiat untuk memberhentikan karyawan dgn baik:

1. Melakukan Sistem Rank & Yank
Bagi Anda pemula startup wajib mencoba metode ini jika Anda mengalami kesulitan dalam memecat karyawan. Berdasarkan pengalaman Jack Welch, seorang manajer yg sangat terkenal sepanjang masa, Jack mengenalkan sebuah sistem Rank & Yank. Sistem ini mengelompokkan manajer dan timnya pada tiga kategori: Top 20%, Middle 70%, dan Bottom 10 %.
Semua personil yg berada dalam posisi Middle 70% wajib diberikan sebuah pembinaan atau pelatihan. Tugas manajer juga termasuk menjaga mereka termotivasi dalam bekerja dan tak tertekan dgn adanya sistem seperti ini. Adapun pada posisi Bottom 10% adalah semua orang-orang yg harus ‘pergi’. Meski terkesan sistem ini relatif kejam, namun hal ini memberikan sebuah keuntungan.
Karyawan menjadi paham mengenai budaya perusahaan Anda sehingga termotivasi untuk selalu bersemangat bekerja. Karyawan juga mengetahui konsekuensinya jika melakukan kesalahan.

Baca juga : Cara Mudah Mengatasi Karyawan Malas Bekerja

2. Memberikan Standar Pekerjaan Yang Jelas
Startup yg baik harus memiliki standar yg jelas tentang kinerja karyawannya. Jika dari awal Anda telah menerapkan sebuah standar yg jelas dan penilaian yg terbuka dan transparan tentang karyawan Anda. Sehingga karyawan Anda akan mengerti tentang situasi dirinya dan kinerjanya sehingga paham kapan mereka harus pergi. 
3.  Memberikan Peringatan Sedini Mungkin
Cobalah untuk memberikan peringatan sedini mungkin untuk karyawan Anda yg melakukan kesalahan. Jangan menunggu sampai karyawan tersebut menyebabkan kerugian pada perusahaan Anda. Peringatan sedini mungkin akan memberikan efek yg baik, sehingga karyawan akan temotivasi untuk menjadi lebih baik dan tak mengulangi kesalahan yg sama. Berikan peringatan dgn penjelasan yg mudah mereka pahami.

Lihat juga : Cara Mudah Mencari Karyawan yang Berpotensi dan Jujur

4. Menjaga Hubungan Pasca Pemecatan
Ketika Anda melakukan pemecatan lakukanlah dgn komunikasi yg baik. Jangan sampai Anda melakukan dgn moral yg buruk bahkan kekerasan, karena bisa menyebabkan kesan yg buruk pada karyawan lain. Ketika karyawan lain melihat Anda memperlakukan temannya dgn buruk maka mereka akan mulai membenci Anda dan akan menurunkan kinerja di perusahaan. Karyawan yg tersisa juga akan mulai khawatir pada nasib mereka. Lakukan pemecatan dgn bermoral dan jangan melakukan hal yg tak perlu.
Semoga dgn tips diatas sahabat IndonesiaBisnis.Net bisa memberhentikan karyawan secara baik. Agar tak menimbulkan masalah dalam perusahaan anda. 

Artikel Lainnya:

tags: , ,
.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.