5 Pilihan Bisnis Yang Memanfaatkan Barang Bekas

Tuesday, April 17th 2018. | Analisis
Bagi yg memiliki ide kreatif, di dalam tumpukan sampah dan barang bekas terdapat harta karun yg berharga. Harta karun apa? Ternyata ada tumpukan rupiah di sana. Anda bisa mengambilnya jika anda punya insting untuk mengolah sampah dan barang bekas tersebut untuk menjadi barang yg berguna. Dari kemampuan untuk mencitrakan barang bekas tersebut dalam sebuah konsep ide yg menarik dan mewujudkannya menjadi barang nyata, maka banyak wirausahawan muda yg mapu mengais rejeki dari benda-benda yg dibuang tersebut.

Dengan keterampilan yg mereka punya secara otodidak, dan juga melalui proses “trial and error”. Benda-benda apa saja yg dapat dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai barang produktif? Ada banyak sekali, seperti pecahan kaca, botol plastik, kertas, daun kering, lidi, dan sebaginya. Sebagai bahan inspirasi untuk anda, berikut disajikan berbagai produk dari barang bekas yg dikumpulkan dari berbagai sumber:

1. Produk dari sampah kertas
Kertas-kertas yg tersisa dari suatu pekerjaan biasanya dibakar begitu saja. Demikian juga dgn majalah dan koran. Ketika telah usang, biasanya langsung dijual ke loak. Namun, banyak orang yg memiliki ide kreatif mengolah tumpukan kertas bekas tersebut menjadi barang-barang yg bermanfaat, misalnya sandal, tong sampah, hiasan dinding, dan sebagainya. Bahan yg selalu menemani pembuatan produk ini antara lain lem dan cat. Produk dari sampah kertas yg kini populer adalah sandal yg alasanya dari kertas koran/majalah.
5 Pilihan Bisnis Yang Memanfaatkan Barang Bekas 
2. Produk dari sampah plastik
Sampah yg paling menjengkelkan tentu sampah plastik. Sampah plastik yg beraneka warna tersebut sangat mengganggu pemandangan, selain juga sulit terurai (hancur) oleh bakteri. Seiring anjuran pengurangan penggunaan plastik, diharapkan masyarakat juga pintar-pintar memanfaatkan plastik agar dapat digunakan ulang. Sampah plastik yg berasal dari kemasan-kemasan ditergen, pewangi, samphoo, dan lainnya ternyata bisa disulap menjadi produk yg berguna, misalnya tas, dompet, map file, dan lainnya. Untuk merangkai produk tersebut, biasanya menggunakan mesin jahit agar lebih tahan lama.

3. Produk dari botol plastik/kaca
Botol plastik ataupun gelas plastik dari minuman mineral biasanya dijual ke pengepul untuk dicacah menjadi produk daur ulang di pabrik industri. Ada juga memanfaatkan sampah tersebut menjadi produk kreatif seperti hiasan dinding, kotak barang, hiasan kembang, dan sebagainya. Sementara pecahan kaca, botol kaca, beling, ataupun bolamb banyak dimanfaatkan untuk hiasan meja dan lukisan mozaik.

4. Produk dari kain perca
Kain perca dan sisa-sisa kain yg tak terpakai sering dipakai untuk membuat produk kerajinan seperti keset lantai, boneka, tas kecil, bantal, hiasan baju, dan sebagainya. Bahan-bahan tersebut bisa diperoleh dari perusahaan garmen atau pun tukang jahit. Dengan harga bahan yg murah, para pengerajin dapat mendapatkan keuntungan yg banyak.

5. Produk dari kaleng bekas
Kaleng bekas dari produk susu kental, kaleng oli, minuman karbonasi, atau pun produk sarden biasanya dimanfaatkan untuk wadah benda-benda kecil di rumah. Jika anda punya inspirasi yg bagus, kaleng-kaleng bekas tersebut dapat dibentuk menjadi kerajinan yg berharga, misalnya miniatur mobil, hiasan dinding, tempat tisu,  asbak, dan lainnya. Ada juga seorang bernama Kusnodin yg menyulap kaleng bekas menjadi kerajinan replika burung merak. Pada suatu pameran, produk tersebut sangat menarik perhatian para pengunjung dan banyak diliput oleh wartawan.

Ada nilai lebih yg dirasakan oleh seorang konsumen jika membeli produk yg dibuat dari barang bekas. Selain adanya rasa bangga ketika menunjukkan kepada teman-temannya bahwa barang yg ia miliki adalah buah karya dari produk bekas yg dibuat dgn keterampilan khusus, para konsumen juga merasa turut membantu mengurangi limbah sampah yg membanjiri bumi, sebagai bagian dari program “Go.. Green”.

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.