Jokowi Minta Empat Harga Bahan Pokok Ini Diturunkan Jelang Puasa

Monday, July 31st 2017. | Berita

Suara.com – Presiden Joko Widodo meminta kementerian menekan harga keperluan pokok menjelang bulan puasa dan Lebaran. Ada empat barang keperluan pokok yg harus prioritas diturunkan harganya.

“Kita cukup mengharapkan agar harga turun. Yang kita harapkan harga turun, pertama bawang harus turun, kedua nanti harga gula, ketiga harga daging dan keempat harga beras juga harus turun,” kata Jokowi kepada wartawan usai meresmikan pembukaan ritel Lulu Hypermarket di Cakung, ‎Jakarta Timur, Selasa (31/5/2016).

Jokowi menambahkan pemerintah tengah mengimpor daging sapi dari beberapa negara untuk memenuhi keperluan masyarakat pada saat Ramadan dan Lebaran serta supaya harga daging bisa diturunkan menjadi Rp80 ribu. Saat ini harga daging di pasaran berkisar sebesar Rp120 ribu sampai Rp130 ribu.

“Daging masih dalam proses pengiriman, ada yg dari Australia, ada yg dari tempat lain. Sehingga kita harapkan nanti pada Minggu pertama puasa dan ramadan telah sampai di sini dan telah dapat didistribusikan,” ujar dia.

Saat ditanya dari negara mana saja pemerintah mengimpor daging sapi‎, Jokowi enggan menyebutkan.

“Saya nggak dapat sebut. Teknisnya tanya ke menteri,” tutur dia.

‎Dia menjelaskan kementerian telah menghitung supply dan demand terkait keperluan daging di Tanah Air. Impor dilakukan karena kekurangan pasokan daging berkurang. Saat ditanya mengenai ada spekulan yg memainkan harga daging, Jokowi enggan menanggapi.

‎”Kita tak berbicara itulah. Yang penting supplay dan demand ini dapat pada harga, serta kondisi yg baik untuk konsumen, untuk rakyat,” kata dia.

Sementara itu, terkait dgn bawang Pemerintah juga akan mengimpor untuk mencukupi bibit yg dalam waktu kurang lebih satu atau dua bulan lagi dibutuhkan petani.

“Karena kita lihat harga bibirnya Rp42 ribu-Rp43 ribu. Padahal kalau kita dapat ambil bibit dari luar harganya itu cukup Rp20 ribu-Rp25 ribu, kira-kira itu. Jadi impor bawang merah itu titik beratnya ada di bibit bawang. Sehingga sekarang petani yg menyimpan bibit untuk nanti dikeluarkan,” ujar Jokowi.

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.