Gagal Dapat Kereta Cepat, Jepang Jadi Kontraktor Power Plant

Sunday, August 7th 2016. | Berita

IndonesiaBisnis.net

Sekretaris Kabinet Pramono Anung Wibowo mengatakan tak pernah mendapatkan laporan mengenai Jepang merasa kecewa dgn kebijakan Indonesia yg tak menerima proposal Jepang untuk membangun kereta cepat rute Jakarta-Bandung.

Kerjasama dgn Jepang bukan cukup kereta cepat, tapi, kan proyek lain juga banyak, jadi nggak mungkin kalau Jepang itu kecewa dgn kita,” kata Pramono di gedung DPR, Kamis (1/10/2015).

Kerjasama proyek lain yg dimaksud yaitu proyek pembangkit power plant.

“Bahkan sekarang ini ada proyek power plant, yg kemudian sebagai kontraktor utamanya adalah Jepang,” ujarnya. “Sehingga dgn demikian pemerintah pastinya akan benar-benar memperhatikan hubungan story yg panjang antara Jepang dgn Indonesia.” 

Pramono mengatakan kendati dalam kerjasama nanti Jepang sebagai kontraktornya, itu bukan dimaksudkan untuk menyenangkan Jepang.

“Tapi bagaimana kita mendapatkan benefit sebaik-baiknya bagi rakyat, pemerintah, dan Indonesia,” katanya. (Nur Habibie)

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.