Pertamina Pelajari Ulang Rencana Kerja Sama dengan Aramco

Sunday, December 17th 2017. | Berita

IndonesiaBisnis.net – PT Pertamina (Persero) berencana mempelajari ulang kerja sama dgn perusahaan minyak asal Arab Saudi, Aramco yg berkomitmen menanamkan investasi di Indonesia senilai 10 miliar dolar AS.

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Wisnuntoro di Surabaya, Sabtu, mengatakan sedang mempelajari beberapa poin yg diinginkan oleh Saudi Aramco, agar dapat menemukan solusi yg menguntungkan kedua belah pihak.

“Sedang kita pelajari beberapa poin kerja sama ini, sebab mereka (Saudi Aramco) menginginkan hal yg masih kita teliti ulang, seperti tax holiday selama 20 tahun, dan mereka juga mau masuk ke hilir,” ucap Wisnuntoro usai acara “Diskusi Kemaritiman dan Energi 2015″.

Ia menjelaskan, langkah kerja sama dgn perusahaan Arab Saudi tersebut kini memasuki tahap negosiasi, dan diharapkan menemukan titik temu antarkedua negara, sehingga dapat dilanjutkan ke arah kesepakatan.

Sementara dalam kegiatan diskusi, Wisnuntoro menegaskan Pertamina dalam melaksanakan kerja sama dgn pihak asing mana pun tak ingin merugi, apalagi ditipu dgn menggunakan sistem perjanjian yg tak menguntungkan.

“Oleh karena itu, kita tak ingin apa yg pernah terjadi atau dialami Pertamina dalam menjalin kerja sama merugikan dgn pihak asing terulang kembali, seperti saat kita kerja sama dgn pihak Shell,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said di Jakarta beberapa waktu lalu mengatakan perusahaan minyak Saudi Aramco berencana untuk berinvestasi di tiga kilang minyak di Indonesia.

Ia mengatakan Saudi Aramco akan memperbarui atau melakukan modernisasi tiga kilang, yaitu kilang di Dumai, Balongan, dan Cilacap. Selain itu, perusahaan minyak asal Arab Saudi itu juga akan membidik pembangunan kilang baru di Tuban.

“Untuk kilang saja 10 miliar dolar AS, tapi total 24 miliar dolar AS. Ini termasuk modernisasi kilang di Dumai, Balongan, dan Cilacap,” tuturnya.

Ia mengatakan tiga kilang yg akan diperbarui itu akan bisa meningkatkan kapasitas produksi minyak menjadi 400.000 barel per hari.

Sementara, kilang baru yg direncanakan di Tuban akan memiliki kapasitas minyak bumi sebesar 300.000 barel per hari. [Antara]

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.