Pemerintah Hapus Rekomendasi Impor Garam

Saturday, July 16th 2016. | Berita

IndonesiaBisnis.net – Pemerintah akan mencabut Peraturan Menteri Perdagangan No. 58 Tahun 2012 tentang Ketentuan Impor Garam, dimana salah satu poin utama dalam perubahan tersebut adalah menghilangkan rekomendasi impor dari Kementerian Perindustrian.

“Untuk garam, Kemenperin mengatakan bahwa mereka tak lagi memberi rekomendasi,” kata Ketua Tim Deregulasi Perdagangan, Arlinda, dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (18/9/2015).

Arlinda menjelaskan, sekarang ini Kementerian Perdagangan tengah melakukan debirokratisasi untuk importasi garam, dimana arahan dari Presiden Joko Widodo agar menghilangkan rekomendasi yg biasanya dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian.

“Karena amanat, kita akan lakukan,” kata Arlinda.

Nantinya, Permendag 58/2012 tersebut akan dicabut dan digantikan dgn Peraturan Menteri Perdagangan yg baru dgn penyederhanaan seperti penghapusan status Importir Terdaftar (IT), Importir Produsen (IP) dan cukup menggunakan Angka Pengenal Importir-Produsen (API-P) saja.

“Tidak ada lagi importir terdaftar maupun importir pembuat, yg ada tinggal angka pengenal importir saja,” ujar Arlinda.

Selain itu, lanjut Arlinda, juga akan dihapus persyaratan Nomor Pokok Wajib pajak (NPWP) dan untuk pengawasan akan dilakukan post audit. Sementara untuk penetapan besaran alokasi impor akan diputuskan pada forum Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas).

“Penentuan alokasi dilakukan melalui rakortas. Akan terdiri dari instansi terkait,” kata Arlinda.

Sekedar informasi, impor garam industri aneka pangan pada 2013 mencapai 277.475 ton, jumlah tersebut meningkat pada 2014 sebesar 473.133 ton. Peningkatan juga terjadi pada impor garam industri, dari 1,74 juta ton pada 2013 meningkat menjadi 1,77 juta ton pada 2014.

Namun, pada 2015 kuota impor garam untuk dua kategori tersebut mengalami penurunan. Untuk impor garam industri aneka pangan dibatasi menjadi 379.000 ton dan garam industri sebesar 1,5 juta ton. (Antara)

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.