Alasan Bekasi Strategis untuk Investasi Properti

Friday, October 6th 2017. | Berita

IndonesiaBisnis.net – Wilayah Bekasi yg diapit daerah Bunda Kota di sebelah barat dan wilayah industri di sebelah timur, merupakan areal strategis sebagai lokasi investasi properti.

“Bekasi itu posisinya menyangga dua wilayah, yakni Daerah Khusus Bunda Kota (DKI) Jakarta dan wilayah industri Cikarang yg ada di Kabupaten Bekasi, sehingga menjadikannya lokasi strategis,” ujar Direktur Utama PT Triputri Natatama, perusahaan pengembang properti Binakarya Group, Leonardi Setiawan, di Bekasi, Sabtu (5/9/2015).

Selain lokasinya strategis, daya tarik investasi kota terbesar nomor empat di Indonesia ini terletak pada harga tanahnya, yg mana nilainya terus meninggi dalam beberapa tahun terakhir.

“Tahun lalu rata-rata harga tanah di Bekasi cukup sebesar Rp9 juta per meter, dan pada tahun ini harganya ada yg mencapai Rp13 juta per meter,” paparnya.

Ia menambahkan jarak tempuh menuju Jakarta yg bisa dijangkau dalam waktu 30 menit juga menjadi salah satu keunggulan Kota Patriot tersebut.

Leonardi, yg ditemui dalam pengecoran lantai atas Lagoon Apartement Tower itu, menuturkan sejumlah pengembang properti juga mulai melirik wilayah Bekasi karena pembangunan infrastrukturnya terus dikembangkan pemerintah daerah.

Menurut dia, pengembangan Lagoon Apartement oleh Binakarya Group pada lahan seluas sepuluh hektar itu menjadi salah satu contoh properti yg mendapatkan keuntungan dari perkembangan infrastruktur yg dilaksanakan Pemerintah Kota Bekasi.

“Setiap tahun penjualan apartemen di Bekasi ini terus meningkat, rata-rata bisa mencapai 30 persen,” katanya.

Ia menjelaskan perbaikan jalan dan pengaturan akses yg baik menuju dua tol, yaitu Tol Bekasi Barat dan Tol Bekasi Timur, membuat 1345 unit hunian di wilayah Bekasi Timur itu terjual sampai 90 persen dalam kurun waktu beberapa bulan.

Bahkan, sejumlah pusat perbelanjaan yg didirikan di jantung kota, membuat properti wilayah yg terletak di sebelah Timur Jakarta ini mulai dibidik oleh warga asing.

“Sekitar 10 persen permintaan hunian di Lagoon Apartemen ini berasal dari warga asing, terutama yg berkebangsaan Korea Selatan,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia menilai, daya tarik yg dimiliki Bekasi di sektor propertinya bisa terus menjadi unggulan. (Antara)

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.