Tekanan Terhadap Rupiah Lebih Terkendali Ketimbang Mata Uang Lain

Monday, September 4th 2017. | Berita

IndonesiaBisnis.net – Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan tekanan yg dialami rupiah sekarang ini masih relatif terkendali dibandingkan mata uang negara lain yg lebih tertekan terhadap pergerakan dolar AS.

“Dalam jangka pendek mohon tetap tenang kalau ada tekanan terhadap rupiah, karena banyak mata uang negara tetangga yg lebih tertekan,” kata Agus saat ditemui seusai bertemu pimpinan DPR RI di Jakarta, Rabu malam (26/8/2015).

Agus menjelaskan kurs rupiah dan bursa saham Indonesia sekarang ini mengalami tekanan eksternal akibat rencana penyesuaian suku kembang Bank Sentral AS (The Fed), rendahnya harga minyak dunia, dan aksi devaluasi Yuan Tiongkok.

Namun, kondisi yg sama juga dialami oleh negara-negara berkembang lainnya dan situasi Indonesia masih jauh lebih baik, karena fundamental ekonomi dalam keadaan bagus dan belum menunjukkan adanya tanda-tanda krisis.

“Rupiah sepanjang Januari-Agustus depresiasi 13 persen, tapi Malaysia, Turki, Brasil, dan Eropa jauh lebih tertekan. Mata uang kita dibanding mereka, kita menguat. Ini kondisi dunia yg harus kita hadapi dgn baik,” ujarnya.

Ia memastikan dalam menghadapi gejolak yg menggoyahkan kepercayaan pelaku pasar keuangan, Bank Indonesia akan selalu menjaga pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS agar fluktuasinya tak terlalu tajam. (Antara)

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.