Menteri ESDM: Program 35 Ribu MW untuk Hindari Kegelapan

Saturday, August 5th 2017. | Berita

IndonesiaBisnis.net – Listrik sangat dibutuhkan masyarakat untuk menggerakkan roda dan pertumbuhan ekonomi serta mendukung kehidupan masyarakat sehari-hari. Dan ini merupakan kewajiban pemerintah untuk memenuhi keperluan listrik masyarakat yg terus bertambah seiring meningkatnya perekonomian.

Pemerintah terus berupaya untuk mencukupi keperluan konsumsi listrik dgn berbagai program antara lain program percepatan pembangunan pembangkit tahap T dan II serta program peningkatan kapasitas listrik nasional 35 ribu MW.

Beberapa daerah di Indonesia mengalami krisis listrik karena memang antara keperluan dan ketersediaan listrik tak balance, adapula yg mengalami krisis listrik karena pertumbuhan keperluan yg tak disertai dgn pertumbuhan kapasitas listriknya dan kondisi seperti ini akan banyak terjadi di berbagai wilayah Indonesia seperti di Jawa Tengah yg diperkirakan mengalami krisis listrik pada tahun 2017 jika tak ada penambahan kapasitas.

Peningkatan kapasitas listrik bukan cukup sebatas kewajiban, namun telah merupakan sebuah keharusan.

“Dari 24 sistem kelistrikan nasional cukup separuh yg normal selebihnya pas-pasan saja tak punya margin atau malah minus jadi memang program 35 ribu MW itu bukan mimpi, tapi keharusan,” ujar Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said dalam keterangan tertulis, Jumat (21/8/2015).

Program 35 ribu MW merupakan salah satu proyek strategis dalam Rancangan Perpres mengenai Percepatan Pembangunan Proyek Strategis Pemerintah. Kebutuhan tersebut merupakan perkiraan pertumbuhan kecukupan listrik dgn Pertumbuhan ekonomi rata-rata 6 persen selama lima tahun ke depan.

“35 ribu MW merupakan suatu keperluan, kalau kita tak dapat membangun 35 ribu MW dalam lima tahun ke depan maka akan semakin banyak daerah yg mengalami kegelapan. Jadi ini yg harus diusahakan,” katanya.

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.