Belum Sehari Jadi Menko, Darmin Langsung Cerita Kondisi Ekonomi

Friday, June 9th 2017. | Berita

IndonesiaBisnis.net – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan kondisi perekonomian Indonesia sekarang ini terbilang masih jauh dari krisis dan masih aman dibandingkan kondisi perekonomian saat era Presiden Soeharto yg dua kali mengalami defisit neraca perdagangan berjalan.

Hal tersebut disampaikan Darmin saat memberikan kata sambutan dalam acara serah terima jabatan di kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Rabu (12/8/2015).

Ia mengatakan pada masa kepemimpinan Soeharto, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di atas tujuh persen. Namun sayang, pertumbuhan ekonomi yg positif tersebut tak dibarengi dgn pertumbuhan neraca transaksi berjalan di Indonesia yg mengalami defisit sedikitnya dua kali.

“Memang pertumbuhan ekonominya bagus di atas tujuh persen, tapi sayangnya kita mengalami defisit hampir dua kali. Yang pertama enggak besar 0,6 sampai 0,7 persen dari PDB kita,” kata Darmin.

Menurutnya, saat transaksi neraca perdagangan berjalan mengalami defisit, saat itu juga pemerintah melakukan terobosan dgn melakukan perombakan besar-besaran yg tadinya berorientasi dari ke dalam menjadi ke luar. Dan defisit menyempit dalam kurun waktu kurang dari dua tahun.

Namun, tak berhenti sampai di situ, defisit berjalan kembali melanda Indonesia pada periode 1994-1995. Namun, meski berbagai kebijakan telah dikeluarkan untuk mengobati, defisit tersebut tak mampu diobati oleh pemerintah.

“Tapi di periode 1994-1995, datang lagi seperti 1983 di mana defisit transaksi berjalan tembus 3,5 persen dari PDB. Sayangnya tak dapat bangkit, telah diobati tak dapat, maka jadinya ada krisis yg dialami Indonesia saat 1998,” katanya.

Ia pun membandingkan bagaimana pertumbuhan ekonomi sekarang ini dan dimasa lalu. Dimana ia meyakini bahwa perekonomian Indonesia masih bisa tumbuh dan target pertumbuhan ekonomi lima persen itu bisa tercapai.

“Kalau dibandingin sama dulu dan sekarang, kondisi sekarang masih baik, masih jauh dari krisis kok. Memang kondisinya membuat enggak nyaman, tapi saya yakin jika dibantu dgn tim dari Kemenko kita dapat bangkit dan target pertumbuhan ekonomi lima persen bisa tercapai,” ujarnya.

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.