Mentan: Stok Daging Nasional Cukup untuk 4 Bulan ke Depan

Sunday, June 4th 2017. | Berita

IndonesiaBisnis.net – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan stok daging secara nasional masih mencukupi sampai empat bulan ke depan, sehingga tak ada alasan bagi pedagang menaikkan harga.

Menurut Amran di Banjarmasin, Rabu (12/8/2015), pihaknya telah melakukan koordinasi dgn para pengusaha maupun peternak yg menyatakan persediaan hewan ternak cukup untuk memenuhi keperluan daging sampai empat bulan ke depan.

“Dari hasil identifikasi, stok daging cukup sampai tiga bulan, kemudian ditambah 50 ribu ternak, jadi cukup sampai empat bahkan lima bulan,” katanya.

Amran juga memastikan, stok sapi juga tak akan bermasalah sampai Lebaran Idul Adha yg tinggal tiga minggu lagi.

“Idul Adha kan tinggal tiga minggu lagi, sementera stok kita cukup sampai empat bulan, jadi tak ada masalah,” katanya.

Amran menambahkan, Menteri Pertanian komitmennya adalah, cukup akan mengeluarkan surat rekomendasi sesuai dgn keperluan, bukan sesuai keinginan sekelompok orang.

“Jadi saya harap kondisi ini dapat dipahami oleh masyarakat, karena kenyataannya stok daging kita cukup,” katanya.

Kedatangan Menteri Pertanian ke Kalimantan Selatan untuk melakukan panen raya di Kabupaten Barito Kuala sekaligus membuka rapat kerja peningkatan produksi pertanian di Graha Abdi Persada, Banjarmasin, Selasa (11/8).

Dari Kalimantan Selatan, Menteri Pertanian rencananya ke Kalimantan Timur untuk melihat potensi produksi pangan yg dapat dikembangkan dan didukung oleh pusat.

“Dalam satu minggu ini, saya berkeliling ke Kalimantan, untuk melihat secara langsung potensi pertanian yg dapat dikembangkan guna mendukung swasembada pangan nasional,” katanya.

Menurut Amran, kini pihaknya telah menyiapkan 30 ribu indukan dan IB 3,8 juta untuk pengembangan sektor peternakan.

“Termasuk di Kalimantan Selatan, yg juga memiliki potensi besar untuk pengembangan sektor peternakan sapi, dan ini akan kita dorong terus,” katanya.

Tahun ini, kata dia, seluruh rencana pengembangan tersebut mulai dilaksanakan, untuk mendukung swasembada daging nasional.

“Saya tak tahu pasti, berapa jatah untuk Kalimantan Selatan, namun provinsi ini masuk dalam program pengembangan nasional,” katanya. (Antara)

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.