Gagal Panen, Pemerintah akan Beri Subsidi Asuransi Petani

Monday, January 7th 2019. | Berita

IndonesiaBisnis.net – Kementerian Pertanian berencana memberikan subsidi asuransi kepada petani yg mengalami gagal panen akibat kemarau panjang atau El Nino yg diperkirakan masih terjadi sampai Desember 2015. Nilainya sekitar Rp150 miliar untuk satu juta hektar lahan pertanian.

“Itu (anggaran asuransi) telah tercantum dalam APBN-P 2015. Makanya kita akan segera realisasikan dgn cepat agar petani tak mengalami kerugian besar akibat El Nino ini. kira-kira untuk satu juta hektar lahan pertanian,” kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman usai rapat koordinasi di kantor Kementerian Perekonomian, Kamis (6/8/2015).

Ia menambahkan sampai sekarang ini Kementan masih mendata daerah mana saja yg mengalami kekeringan terparah. Ia manargetkan anggaran tersebut diserahkan sebelum akhir 2015.

“Ya sekarang masih proses verifikasi, semoga dapat lebih cepat ini. jadi nanti kalau telah didata semua, langsung kita berikan,” katanya.

Amran menginginkan asuransi pertanian diprioritaskan untuk daerah-daerah yg kekeringan seluas 200 ribu hektar.

“Kami inginnya daerah yg rawan kekeringan dipenuhi dulu, yg 200 ribu hektar itu. Sementara rencana kita kan satu juta hektar, jadi 800 ribu hektar yg nggak rawan kekeringan. Tapi itu kan belum disepakati dgn asuransi,” kata Gatot.

Dengan anggapan rata-rata luas lahan yg dimiliki petani seluas 0,3 hektar, maka asuransi pertanian tahun ini bisa melindungi tiga juta petani.

“Kalau misalnya satu juta hektar, tiga orang dalam satu hektar, paling tak ada tiga juta petani,” katanya.

 

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.