Meski Melambat, Menkeu Klaim Ekonomi Tumbuh Dibanding Negara Lain

Saturday, May 13th 2017. | Berita

IndonesiaBisnis.net – Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengakui pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2015 sebesar 4,67 persen, atau mengalami perlambatan dibandingkan kuartal T 2015 sebesar 4,7 persen. Hal tersebut sebab penyerapan anggaran pemerintah sepanjang semester T 2015 yg masih rendah.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yg mengalami perlambatan tersebut, menurutnya menjadi tantangan yg besar dan sangat kompleks sebab ketidakpastian global yg memunculkan banyak spekulasi.

“Ya memang ini menjadi tantangan uang berat tersendiri bagi Indonesia di tengah ketidakpastian kenaikan suku kembang The Fed ini membuat kurs jadi dispekulasi,” kata Bambang saat ditemui di kantornya, Rabu (5/8/2015) malam.

Ia menambahkan perlambatan pertumbuhan ekonomi juga sedang melanda berbagai negera. Namun, posisi pertumbuhan ekonomi Indonesia masih tergolong cukup positif jika dibandingkan dgn Amerika Serikat yg pada kuartal T mengalami pertumbuhan 2,9 persen menjadi 2,5 persen pada kuartal II. Hal yg sama juga terjadi pada Korea Selatan dari 2,5 persen menjadi 2, persen. Inggris 2,9 persen menjadi 2,6 persen. Singapura 2,8 persen menjadi 1,7 persen. Sedangkan Cina masih bertahan di level 7 persen.

“Kalau dibandingkan dgn negara lain memang kita masih tumbuh cukup positif. Melambatnya pertumbuhan ini karena penyerapan anggaran baru dapat dilakukan antara Juli-Juli. Makanya pertumbuhannya rendah,” ujarnya.

Ia berjanji akan terus menggenjot penyerapan anggaran agar bisa mendorong pertumbuhan ekonomi lebih baik lagi. Dia optimistis pada kuartal III 2015, pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai 5 sampai 5,3 persen.

“Kalau secara matematika melihat pertumbuhan ekonomi kuartal II, ya Kuartal III dikisaran 5-5,3 persen tercapailah. Asal penyerapan tadi dipercepat,” kata Bambang.

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.