Pengamat: Belanja Pemerintah Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Monday, December 10th 2018. | Berita

IndonesiaBisnis.net – Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics Indonesia Hendri Saparini mengatakan percepatan realisasi belanja pemerintah menjadi kunci utama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2015 menjadi lebih tinggi. Pasalnya, pemerintah tak dapat mengandalkkan belanja modal untuk infrastruktur demi menggenjot pertumbuhan ekonomi.

“Belanja modal itu cukup berperan 3,9 persen terhadap investasi.Kalau pemerintah ingin meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yg lebih tinggi lagi, belanja pemerintah menjadi kunci utamanya. Kalau mengandalkan belanja modal tak akan bisa untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi tahun ini,” kata Hendri dalam diskusi bertema Managing Economic Slowdown di Jakarta, Selasa (28/7/2015).

Selain itu, Hendri menjelaskan di tengah kondisi global yg memburuk seperti yg berlangsung sekarang ini sehingga mengganggu pendapatan ekspor, perekonomian cukup dapat mengandalkan belanja pemerintah.

“Kalau ekspor itu kontribusinya sangat minim sekitar 24 persen terhadap PDB itu pun tak dapat diandalkan. Kenapa? Karena harga komoditas di pasar dunia sedang melemah. Apalagi Cina, yg menjadi mitra dagang Indonesia juga tengah mengalami perlambatan ekonomi. Makanya belanja pemerintah itu dapat jadi pendorong. Tapi sayang sampai sekarang ini penyerapan baru 33,3 persen di tahun ini. Makanya ini harus di pacu kalau mau mencapai target,” katanya.

Oleh sebab itu, menurut Hendri, ekspansi anggaran lewat peningkatan belanja pemerintah, termasuk untuk infrastruktur, dapat jadi kontraproduktif terhadap perekonomian secara keseluruhan, terutama dalam jangka pendek.

“Jadi diharapkan di kuartal III ini penyerapan anggaran untuk terus di dorong dan dipercepat untuk mengembalikan kondisi ekonomi Indonesia menjadi lebih baik lagi,” kata dia.

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.