Pemerintah Berhasil Tekan Impor BBM pada Mei

Wednesday, August 29th 2018. | Berita

IndonesiaBisnis.net – Pemerintah berhasil menekan impor bahan bakar minyak (BBM) secara signifikan sehingga neraca perdagangan bulan Mei 2015 mengalami surplus sebesar 955 juta dolar Amerika Serikat.

“Permintaan impor minyak yg bisa ditekan selama bulan Mei tersebut membuat surplus neraca perdagangan semakin membaik,” kata Menteri Perdagangan Rachmat Gobel melalui siaran pers, di Jakarta, Rabu (17/6/2015).

Lebih lanjut, Kementerian Perdagangan mencatat surplus Mei lebih baik dibanding surplus bulan sebelumnya yg cukup sebesar 477,4 juta dolar AS. Total impor selama bulan Mei 2015 mencapai 11,6 miliar dolar AS atau mengalami penurunan 21,4 persen dibanding tahun lalu.

Penurunan impor ini dipicu oleh berkurangnya permintaan impor minyak, baik mentah maupun olahannya, yg impornya masing-masing turun 54,1 persen dan 40,6 persen.

Secara kumulatif, neraca perdagangan selama Januari-Mei 2015 mengalami surplus 3,8 miliar dolar AS. Perolehan surplus neraca perdagangan selama tahun 2015 ini disumbang oleh surplus neraca perdagangan nonmigas yg mencapai 5,7 miliar dolar AS. Sedangkan neraca perdagangan migas mengalami defisit sebesar 2,0 miliar dolar AS.

Mendag menjelaskan bahwa perkembangan surplus di tahun 2015 sampai bulan Mei ditopang oleh peningkatan surplus perdagangan nonmigas dan defisit migas yg semakin kecil. (Antara)

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.