Kelembaban media tanam kunci tomat tumbuh optimal

Sunday, July 8th 2018. | Peluang Usaha

JAKARTA. Serat kuning pada buah tomat yg berwarna merah ranum ini merupakan ciri khas tomat tigerella jika dibandingkan dgn tomat pada umumnya. Salah satu jenis tomat impor ini ternyata bisa dibudidayakan seperti halnya tanaman tomat pada umumnya. Hanya saja, siklus hidup tomat tigerella bisa lebih cepat bila dibanding dgn tomat biasa.

Nindy, salah satu pembudidaya tanaman tomat tigerella mengatakan, pembibitan tanaman ini lebih cepat dibandingkan dgn tomat pada umumnya. “Tomat lainnya membutuhkan waktu sampai empat bulan untuk pembibitan, sementara tomat tigerella membutuhkan cukup sekitar tiga bulan,” ungkap Nindy kepada KONTAN.

Proses pembibitan diawali dgn penyediaan lahan untuk persemaian. Nindy biasanya merendam benih tomat ke dalam air hangat dgn suhu sekitar 40 derajat Celcius selama 12 jam. Ini untuk memacu pertumbuhan tomat nantinya.

Setelah itu biji bisa mulai ditanam di lahan yg telah disediakan. Biasanya Nindy menanam di media pot kecil sampai berbunga. Pada masa ini dia menyiram tanaman dua kali dalam sehari untuk untuk menjaga kelembapan tanaman. Mendekati minggu ketiga biasanya kembang telah mulai muncul.

Setelah tanaman hampir berusia sebulan, saatnya menambahkan pupuk dan memberikan media tanam yg lebih luas. Tanaman ini tak perlu mendapat banyak sinar matahari. Setelah itu, tanaman perlu ditambahkan intensitas penyiramannya, yakni sampai tiga kali dalam sehari.

Setelah tanaman makin besar, perlu dipasang kayu penyangga untuk menjaga batang yg akan mulai berbuah. Berkisar bulan ketiga buah tomat tigerella telah dapat dipanen dan diambil bijinya untuk pembibitan.

Sementara, Yulianto, pembudidaya lainnya memanfaatkan ember plastik bekas atau kaleng yg telah dilubang-lubangi sebagai media penanaman awal. Sebelumnya media tanah dicampur dgn pupuk kandang dan kompos. Setelah itu media yg telah ditanam ditempatkan di area yg teduh seperti di bawah pohon agar benih dapat tumbuh sempurna.

Yulianto bilang, biasanya ketika tanaman telah berusia satu bulan, waktunya memindahkan tanaman ke tempat yg lebih luas seperti di area tanah sekitar pinggir rumah. Sebelum melakukan pemindahan, Yulianto memperhatikan kesuburan tanah yg akan ditanami tanaman. “Harus hati-hati juga jangan sampai ada akar yg putus yg nantinya akan mempengaruhi pertumbuhan tomat tigerella ini,” katanya.

Untuk perawatan dan pencegahan dari hama, biasanya Yulianto menyemprotkan sedikit cairan pestisida pada tanaman jika dibutuhkan. Jika terdapat daun tomat yg mengering, sebaiknya segera di pangkas agar tak menyebar ke daun lainnya. (Selesai)

 

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.