FWD Life membidik premi Rp 200 miliar

Saturday, July 7th 2018. | Keuangan

JAKARTA. FWD Life Indonesia mengincar pendapatan premi sampai Rp 200 miliar sampai akhir tahun nanti. Sasaran ini memang terbilang mini, mengingat FWD Life juga baru resmi beroperasi pada 20 Januari 2014 lalu.

Tapi, perusahaan asuransi jiwa ini yakin dapat mencapai target premi lewat jalur distribusi keagenan, bancassurance dan kanal digital. “Saat ini, jumlah tenaga pemasar kami sebanyak 2.000 orang. Kami akan tambah menjadi 5.000 orang. Bank mitra kami pun baru satu ya, Bank Victoria. Kami akan tambah lagi. Kami juga punya kanal digital sekarang,” ujar Paul Setio Kartono, Direktur Keuangan FWD Life, kemarin.

FWD Life berharap, masing-masing jalur distribusi akan menyumbang porsi yg seimbang dari sebelumnya 100% di keagenan dan bancassurance. Saat ini, produk unitlink masih mendominasi penjualan FWD Life.

Ke depan, kanal digital akan meningkatkan penetrasi produk asuransi jiwa tradisional. Ini sesuai dgn arahan Otoritas Jasa Keuangan untuk menjual produk yg sederhana dan tak berbau investasi di kanal digital. FWD Life mengusung iFWD Liberate untuk jalur pemasaran produk asuransinya secara online.

Saat ini, baru ada dua produk asuransi jiwa tradisional yg ditawarkan, yakni asuransi jiwa berjangka, Bebas Rencana, serta asuransi kecelakaan diri dgn risiko lebih luas, Bebas Aksi.

Dari sisi jumlah tertanggung, FWD Life menargetkan merangkul sampai 40.000 orang sampai akhir tahun nanti. Akhir tahun lalu, FWD mencatat 10.000 tertanggung. FWD baru merilis penjualan asuransi secara online pekan ini.

FWD Life Indonesia harus merogoh kocek Rp 70 miliar setiap tahun untuk penjualan online. Biaya ini khusus untuk mengongkosi operasional lewat kanal digital. Kanal digital FWD Life menyediakan informasi produk, layanan nasabah, pemasaran, transaksi membeli produk sampai menerbitkan polis elektronik atau e-polis. “Kami ingin 4.000 polis terbit lewat kanal digital sampai akhir tahun,” terang Paul.

Ben Handradjasa, Direktur Pemasaran FWD Life menambahkan, jika tak ada aral melintang, pihaknya akan mengembangkan kanal digital ini ke aplikasi ponsel pintar. Ini akan semakin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan produk perlindungan dari FWD Life.

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.