Tambang lesu, outstanding Buana Finance melorot

Saturday, September 15th 2018. | Keuangan

JAKARTA. Lesunya permintaan alat berat, tak cuma menekan penyaluran pembiayaan PT Buana Finance Tbk. Kondisi pasar yg sulit ini turut menyebabkan portofolio piutang pembiayaan mereka turut susut.

Antony Muljanto, Direktur Buana Finance mengatakan seiring susutnya pembiayaan baru mereka, di tahun lalu outstanding pembiayaan perseroan mengalami penurunan. “Pasar yg masih penuh tantangan masih berdampak sampai kuartal pertama tahun ini,” kata dia, Jumat (5/6).

Pada tahun 2014, outstanding pembiayaan Buana Finance mencapai angka Rp 3,42 triliun. Jumlah ini susut 6,74% dari capaian di akhir 2013.

Antony menyebut penurunan outstanding pembiayaan ini terutama terjadi di segmen leasing yakni sekitar 7%. Sementara di segmen pembiayaan konsumen, penurunan piutang mencapai 5,58%.

Kondisi ini masih terjadi sampai kuartal pertama tahun ini. Dimana piutang pembiayaan perusahaan menyentuh angka Rp 3,45 triliun. Jumlah ini turun 5,8% dibanding posisi pada periode yg sama tahun lalu yg menyentuh Rp 3,67 triliun.

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.