Kredit macet Buana Finance capai 3%

Wednesday, July 4th 2018. | Keuangan

JAKARTA. PT Buana Finance Tbk tak cuma harus gencar mencari pasar-pasar yg masih potensial di tengah industri pertambangan yg masih lesu. Pasalnya mereka pun harus memutar otak untuk menekan angka kredit macet mereka.

Maklum, di akhir tahun lalu rasio non performing loan (NPL) di Buana Finance meningkat cukup tinggi dibanding tahun sebelumnya. Kondisi bisnis industri pertambangan yg makin berat menekan pembayaran tepat waktu.

Direktur Buana Finance Antony Muljanto mengatakan di akhir 2013, rasio NPL mereka masih dapat dijaga di angka 1,4%. Namun menutup tahun 2014, rasio kredit macet mereka naik jadi 2,9%.

Kondisi ini pun masih berlanjut sampai Mei 2015, di mana NPL mereka disebutnya berada di angka 3%. “Namun sampai tahun ini kita harapkan dapat ditekan lagi jadi di bawah 3%,” kata Antony, Jumat (5/6).

Sejumlah langkah akan dilakukan untuk menekan rasio kredit macet ini. Di antaranya dgn lebih selektif dalam memilih konsumen untuk menjaga kesehatan kredit mereka. Selain itu, penambahan tenaga collection pun bakal terus dilanjutkan di tahun ini, setelah cukup banyak tenaga penagih yg mereka rekrut di tahun lalu.

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.