Kredit korporasi menanti belanja pemerintah

Thursday, May 3rd 2018. | Keuangan

JAKARTA. Pertumbuhan penyaluran kredit korporasi oleh perbankan di semester T–2015 diperkirakan masih melambat. Namun, ada juga yg masih optimistis kondisi medio tahun ini tak lebih rendah dari pertumbuhan tahun lalu.

Royke Tumilaar, Direktur Korporasi Bank Mandiri mengatakan, pertumbuhan kredit korporasi sampai pertengahan tahun ini masih terbatas. “Kami perkirakan pertumbuhan kurang lebih cukup 10%,” ujar Royke, Rabu (13/5). Pada semester T–2014, pertumbuhan kredit korporasi Bank Mandiri sebesar 9,4%.

Kata Royke, perlambatan pertumbuhan kredit korporasi paling banyak berada di segmen komoditas dan consumer goods. Sudah semenjak dua tahun terakhir, harga komoditas melemah. Sementara, perusahaan consumer goods juga  tengah tertekan akibat menurutnya daya beli masyarakat.

Namun optimisme muncul jika belanja pemerintah mulai deras mengucur. Namun, penarikan kredit infrastruktur tak dapat dilakukan secara cepat karena proyek tersebut umumnya merupakan proyek jangka menengah panjang.

Hingga kuartal T–2015, jumlah kredit korporasi Bank Mandiri cukup naik 5% menjadi Rp 175,10 triliun.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengakui prospek pertumbuhan kredit korporasi belum dapat agresif di tahun ini. “Kami masih fokus menjaga kualitas aset,” kata Budi Satria, Sekretaris Perusahaan BRI, Kamis (14/5).

Budi yakin bila anggaran belanja pemerintah mengucur deras dapat menopang kredit korporasi bank. BRI mendorong pertumbuhan kredit korporasi untuk sektor infrastruktur. “Serta kredit korporasi yg memiliki trickle down business bagi UMKM,” imbuh Budi.

Hingga akhir kuartal T–2015, jumlah penyaluran kredit korporasi BRI naik 21,2% menjadi Rp 55,6 triliun.

Jahja Setiatmadja, Presiden Direktur BCA menambahkan,  pertumbuhan kredit korporasi semester T ini harusnya lebih baik. “Sebab ada persiapan menjelang puasa dan Lebaran,” kata Jahja. Momen itu selalu mendorong peningkatan aktivitas kegiatan ekonomi.

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.