Mousse cake, seblak, dan penata rias online

Friday, September 22nd 2017. | Peluang Usaha

Beberapa kali kita menemukan bahwa ada yg memulai bisnis karena enggak sengaja atau kebetulan. Dalam Peluang Usaha pekan ini kita menemukan lagi hal yg seperti itu. Yuk, kita temui Dini Hatta Pamuntjak.

Yang dimaksud memulai berbisnis tanpa sengaja itu bagaimana? Enggak sengajanya begini. Awalnya Dini, yg penggemar santapan sehat ini,  rajin mengunggah bubur oats bikinannya ke akun media sosialnya—Path dan Instagram. Ternyata, teman-teman kantornya suka bubur oats bikinannya dan mulai memesannya. Dari sinilah, Dini merintis usaha overnight oats miliknya yg dimereki Dini Hari, pada Oktober 2014.  Enggak sengajanya di situ! Ooo…h.

Penganan yg dibikin Dini memadukan bubur oats dgn bahan-bahan lain seperti susu rendah lemak, yoghurt, chia, flax seed, sereal, granola, cokelat, muesli dan buah-buahan. Tapi, Dini enggak mencampur semuanya begitu saja, tapi menata produk ini dalam wadah kaca (jar) sehingga tampil cantik.  

Bubur oats Dini Hari terdapat dalam 14 varian. Yang paling laku adalah varian berasa cokelat, seperti choco banana, choco wafer, dan choco strawberry. Tiap botol yg dijual dgn harga Rp 65.000. Setiap hari, Dini rata-rata membuat 40 botol. “Profit dari usaha ini berkisar 40%,” kata Dini yg masih membatasi kapasitas produksinya karena masih bekerja.

Sudah jelas ya bagaimana Dini memulai bisnisnya. Sekarang silakan cicipi mousse cake bikinan Satori. Pria ini adalah penjual mousse cake asal Surabaya. Sekarang mouse cake memang belum sepopuler puding, tapi Satori yakin setahun ke depan bakal mencorong.

Saat ini dia dapat menjual sekitar 16 cup mousse cake dalam dua hari. Sebelumnya, 16 cup baru habis dalam empat hari. “Sekarang permintaan telah sedikit meningkat,” ujar pria yg memiliki merek usaha Hotcake Tugumuda ini. Harga jual produknya mulai dari Rp 7.000 sampai Rp 20.000 per cup. Ini tergantung pada ukuran kemasan dan varian rasa yg dipilih.

Selain itu, dia juga menjual produk ini dalam beberapa konsep gerai, seperti rombong, kedai, dan kafe resto. Alhasil, harga jual pun disesuaikan dgn target pasar.  Dalam sebulan Satori dapat mengantongi keuntungan sekitar Rp 3,6 juta dari penjualan produk ini.  

Seperti Dini dan Satori,  Meika Hazim dan sang suami Wednes Aria Yudha juga  menjalani bisnis camilan, cukup yg digarap pasangan suami-istri ini adalah camilan cokelat.   Mereka membuat berbagai varian cokelat dgn cita rasa Indonesia dgn kemasan unik dgn merek Cokelat nDalem. Di tiap kemasan cokelatnya, Meika menyajikan berbagai cerita rakyat khas Indonesia. Desain produknya pun kental dgn budaya lokal, khususnya Jawa.

Ada 18 rasa cokelat yg dipisahkan dalam lima lini rasa seperti linirasa klasik yaitu dark chocolate, extra dark, dan less sugar dark chocolate. Lini rasa ini menggunakan kemasan berhiaskan motif batik pernikahan ala Jogjakarta Sido Mukti, Truntum, dan Sido Asih.

Linirasa berikutnya  adalah rasa pedas yaitu cabai, jahe dan mint  yg  menggunakan dekorasi wayang kartun yg punya kesamaan karakter cara berbicara tokoh tersebut yg pedas di telinga seperti Bima, Wisanggeni dan Gatotkaca. Kemudian lini rasa rempahnesia yaitu cengkeh, kayumanis dan sereh. Selain itu ada wedangan seperti wedang ronde, wedang uwuh dan wedang bajigur. Yang terbaru adalah Kopinesia yaitu cokelat dgn isian biji kopi Arabica dari enam daerah  penghasil  kopi  terbaik  di  Indonesia. Harga jual produknya mulai dari Rp 12.000 sampai Rp 25.000 per bungkus. Meika dapat meraup keuntungan sampai ratusan juta rupiah per bulan dari bisnis cokelat citarasa Indonesia ini.

Waduh, tadi kita telah menccicip bubur oats, mouse cake, dan camilan cokelat, sekarang kita sikat seblak. Tapi, apa sih seblak?  Seblak itu makanan khas Jawa Barat. Seblak terbuat dari kerupuk yg direbus, dan diberi bumbu seperti bawang merah, bawang putih, garam, kencur, cabe rawit, dan penyedap rasa.

Adalah  Andi Kusmayadi yg menjalankan usaha seblak. Dia memulai usaha yg diberi nama Seblak Bandung Mama Iva ini pada Maret 2014. Pada saat yg sama Andi menawarkan kemitraan usaha. Saat ini telah ada dua gerai yg berdiri, yakni satu gerai milik pusat di Bekasi  dan satu lagi milik mitra di Bogor.

Andi menawarkan dua paket kemitraan, yakni paket lengkap Rp 3,5 juta dan paket bumbu saja senilai Rp 125.000 per 100 porsi. Harga menu dijual Rp 5.000 setiap porsi. target penjualan dapat mencapai Rp 350.000 sampai Rp 700.000 per hari. Jika dihitung dalam sebulan, keuntungan mitra dapat mencapai Rp 10 juta−Rp 20 juta per bulan. Setelah dikurangi biaya operasional lainnya, mitra dapat meraup laba bersih lebih dari Rp 50%. Alhasil,  dalam sebulan mitra telah dapat balik modal.

Sekarang kita minum yuk, dari tadi makan melulu. Kalau mau minum kita minum perasan jeruk baby saja. Soalnya, Adit Furisuka yg menjual air jeruk baby dgn mengusung merek Jeruk Baby Furisuka dari Malang,  Jawa Timur.

Berdiri semenjak tahun 2002, Adit resmi menawarkan kemitraan awal tahun 2015. Di bawah bendera Furisuka Group, ia mengambil pasokan buah jeruk segar dari kebun sendiri dan dari petani di Malang dan sekitarnya. Saat ini, gerai Jeruk Baby Furisuka telah ada 40 yg tersebar di berbagai daerah. Adapun gerai milik sendiri ada dua di Malang.

Harga per gelas si jeruk baby  cukup terjangkau mulai Rp 6.000–8.000. Jika Anda berminat, Adit menyediakan paket investasi senilai Rp 3,5 juta. Adit menargetkan, dalam sehari mitra dapat menjual 80 gelas hingga100 gelas es jeruk dgn keuntungan Rp 550.000. Maka, total keuntungan dalam sebulan dapat mencapai Rp 15 juta.

Jasa cleaning service dan sangkar burung

Segar benar air jeruk baby-nya adit. Sudah makan, telah minum, sekarang kita bersih-bersih rumah. Tapi, untuk urusan yg satu ini kita enggak usah repot, serahkan saja Macclean Service yg berlokasi di Jakarta Utara. Macclean berdiri semenjak 2011 lalu.

Duit yg kudu dikeluarkan untuk memakai jasa Macclean realtif murah. Untuk jasa membersihkan kasur, sofa, dan gordyn dikenakan tarif Rp 10.000 per meter persegi (m²). Adapun  jasa membersihkan karpet dihargai Rp 60.000 per m², rumah kosong nonfurnitur Rp 10.000 per m², dan jasa membersihkan rumah dgn furnitur Rp 15.000 per m².

Namun, tak semua konsumen dapat dilayani. Ini bukan pilih-pilih lo, melainkan karena Macclean Service memakai mesin pembersih dgn keperluan listrik 1.500 watt. Jadi, cukup rumah berkapasitas listrik tinggi yg dapat dibersihkan. Adapun keuntungan dalam sehari dapat mencapai Rp 5 juta–Rp 6 juta.

Ya, kalau begitu kita bersih-bersih sendiri saja. Kerjakan yg cepat yuk, soalnya kita mau ke sentra penjahit yg berada di Jalan Bukit Barisan, Surabaya. Ada sekitar 25 orang penjahit yg berada di gedung berlantai dua tersebut. Sayangnya, semua penjahit cukup menempati lantai satu, sementara lantai dua dibiarkan kosong.

Abdul Ghoni, salah seorang penjahit bilang,  awalnya ada sekitar 35 penjahit di tempat ini. “Tapi karena sunyi mereka sekarang kembali ke jalanan,” katanya. Semua penjahit yg berada di lokasi ini awalnya adalah penjahit yg berasal dari Jalan Patua, Surabaya. Sebelumnya mereka menempati trotoar untuk membuka usahanya. Mereka lalu ditertibkan dan dipindah ke gedung ini semenjak tahun 2014 lalu.

Laki-laki yg lebih akrab disapa Abdul ini membanderol harga jasanya mulai dari Rp 5.000 sampai Rp 50.000. Dalam sebulan, dia bisa mengantongi keuntungan sekitar Rp 3,7 juta sampai Rp 3,8 juta. “Keuntungannya besar karena, modalnya cukup sekitar Rp 300.000,” jelas Abdul yg telah sembilan tahun menjadi penjahit. Dia mengatakan, belajar menjahit dari sang ayah yg juga seorang penjahit.

Dari Surabaya, kita ke Klaten, tepatnya ke Desa Juwiran, Kecamatan Juwiring. Kita mau mengintip sesuatu yg penting bagi penggemar burung berkicau: sangkar burung. Sentra ini  telah kesohor di kalangan para penjual dan penggemar burung berkicau.

Kita temui Ahmadi Yono, salah seorang perajin sangkar burung. Yono mengatakan telah membuat sangkar burung selama 19 tahun. Selama itu, ia cukup  mengerjakan pembuatan sangkar non-finishing. “Kami mengejar target, jadi tak sampai finishing,” katanya. Lagi pula, kata Yono, yg menentukan warna itu pihak pengepul. Misalnya mau dicat warna apa dan ditambah ornamen apa, itu tergantung dari pihak pemesan.

Semakin rumit aksesori atau model yg diinginkan, tentu semakin lama karena semua dikerjakan dgn tangan. Yang paling mudah, kata Yono, membuat sangkar ukuran mini untuk burung kecil, seperti burung cucak hijau, burung pleci, atau burung ciblek. Selain bahan bakunya sedikit, dalam sehari juga dapat dikerjakan dalam jumlah banyak.

Sangkar burung buatan Desa Juwiran banyak diminati karena terbaik di Jawa Tengah. Selain model sangkarnya bervariasi, teksturnya juga halus. Selain itu, harganya juga terjangkau. Yono mengatakan tak pernah belajar secara khusus dalam membuat sangkar. Ia mengatakan, cukup sering melihat orang membuat sangkar semenjak remaja. Ia juga sering membantu perajin lain membuat sangkar setelah pulang bertani dari sawah.

Oke deh Yono semoga sangkar burungnya makin laris manis. Dengar kata manis jadi ingat Wulan. Ayo,Wulan jangan ge-er ya, maksudnya usaha baju muslim yg dijalani Wulan merupakan buah manis dari tugas semasa kuliah.

Wulan, yg bernama lengkap Tsummadana Wulan Setyoningrum,  ini bercita-cita jadi dokter. Lantaran terhambat biaya kuliah, dia mengambil jurusan Teknik Informatika di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Semarang. Meski mengatakan kecewa, Wulan tak lantas berhenti kuliah. Justru sebagai model pengabdian pada orangtua, ia menyelesaikan kuliah dgn prestasi cumlaude.

Menurut Wulan, ia terselamatkan oleh mata kuliah Kewirausahaan. Saat itu, dosennya memberi tugas merintis usaha tanpa modal. Wulan pun mulai menjual baju muslimah. Awalnya pada 2009, Wulan menjual baju bekas layak pakai miliknya di pasar. Melihat barangnya laku, ia kian semangat menjual baju muslim. Lantaran kebanjiran permintaan, Wulan akhirnya turut memproduksi baju muslim sendiri dgn merek Miulan Hijab. Pasalnya, pemasok yg bekerjasama dengannya tak sanggup lagi memenuhi permintaan tersebut. Waktu itu, omzetnya sekitar Rp 20 juta per bulan. Sekarang pasti omzetnya lebih besar berkali-kali lipat.

Kalau Wulan memproduksi pakaian, usaha yg dijalankan Cindy Mulyasasmita berbeda. Dia menyewakan gaun untuk berbagai acara. Memang, Cindy mencium peluang membuka usaha ini setelah mengamati betapa marak event di Ibukota, mulai dari pesta pernikahan, pesta ulang tahun, wisuda, prom night, sampai arisan.  

Sejatinya, ide untuk merintis bisnis ini terlintas semenjak Cindy kuliah di Amerika Serikat. Alhasil, pada April 2014, dia merilis website Dresscodes. Meski banyak order lewat website, Cindy juga membuka showroom Dresscodes. Koleksinya sekitar 400 gaun, mulai dari gaun untuk chinese new year, koktail, formal gala, kebaya wisuda, wedding dan prewedding gowns, dan lainnya. Ada puluhan desainer dalam dan luar negeri yg melengkapi koleksinya. Sebut saja, Vera Wang, Sebastian Gunawan dan Monica Ivena.

Gaun-gaun ini disewakan dgn patokan harga 5%–15% dari harga jualnya atau mulai dari harga Rp 500.000 per gaun. “Jadi, konsumen dapat mendapatkan sampai 95% diskon dari harga aslinya,” kata Cindy berpromosi. Tiap minggu, dia menghitung, ada sekitar 30–40 gaun yg keluar dari showroom Dresscodes. Wah, jelas berapa duit Cindy setiap minggu.

Kalau pakaian apik telah ditemukan, wajah pun harus dipoles dong sesuai dgn pakaian yg kita kenakan. Malas ke salon ya. Jangan takut kita dapat kok jasa make up artist online. Salah satu yg menawarkan jasa ini adalah Elizabeth Christina di Jakarta.

Lizzie, panggilan akrabnya mulai terjun ke jasa make up artist semenjak 2011. Bisnis ini ditekuninya setelah ia memutuskan keluar dari pekerjaannya di sebuah perusahaan kosmetik, S'Oreal Paris. Perkembangan media sosial sangat membantu perkembangan usahanya. Banyak hasil make up-nya yg diupload di Instagram. Salah satunya adalah hasil riasannya pada sejumlah model dan artis untuk berbagai keperluan, seperti pemotretan majalah sampai pernikahan. Menurutnya, Instagram bukan saja membantu memasarkan jasanya. Tapi juga menjadi wadah komunikasi yg efektif dgn para followers-nya.

Sekali merias, pemilik akun @bylizzieparra ini mematok tarif make up mulai  dari Rp 650.000 sampai Rp 1,5 juta. Dengan tarif tersebut, ia dapat meraup keuntungan mulai dari Rp 15 juta–Rp 40 juta dalam sebulan. Wah, Lizzie lumayan banget tuh.

Tuh, kan kita telah tampil modis dgn pakaian yg bagus dan make-up yg menarik. Yuk, kita urus keperluan kita di akhir pekan ini. Sampai jumpa dan selamat berakhir pekan.

 

Search terms:

bikin kandang burung beton, buat sangkar burung pke beton, cara buat kandang dari beton cire, sangkar dari betonove,

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.