Begini Cara Menekan Biaya Operasional di Bisnis Kecil

Tuesday, April 17th 2018. | Peluang Usaha


IndonesiaBisnis.net―Membangun sebuah bisnis yg sukses dalam hal finansial adalah harapan semua orang. Bisnis kecil dapat dijalankan oleh Anda yg memiliki modal terbatas. Seringkali, bisnis kecil suatu saat menjadi sangat berkembang dan besar. Namun, tak jarang bisnis kecil terpuruk karena beban operasional yg membengkak.

Dalam menjalankan bisnis kecil, Anda harus memperhatikan banyaknya biaya yg dikeluarkan. Tugas Anda adalah mengecek semua pengeluaran, dan meminimalisirnya. Agar bisnis kecil Anda berjalan terus, dan berkembang, Anda perlu memperhatikan beberapa cara berikut ini.

Anggaran bisnis yg baik

Anda harus membuat penganggaran anggaran bisnis yg baik dan benar. Tanpa adanya anggaran keuangan yg jelas setiap bulan, pengeluaran dan pemasukan, Anda tak akan dapat mengambil keputusan keuangan yg benar. Bahkan, bila perlu Anda mengatur anggaran bisnis perhari.

Beli barang operasional bekas

Cara berikutnya adalah membeli barang operasional bisnis bekas. Anda bisa membelinya di pembuat dgn harga yg pastinya sangat miring dibandingkan membeli barang baru. Namun, Anda harus hati-hati dgn kualitas barang bekas yg Anda beli. Perhatikan kondisinya. Apakah masih sangat layak atau tak. Kalau membeli barang operasional di bawah rata-rata, biaya operasional Anda akan bertambah untuk perawatan dan perbaikannya.

Minimalisir bahan baku

Bahan baku harus ditekan penggunaannya. Saat membeli bahan baku, sedapat mungkin membeli dgn harga grosir agar murah. Selain itu, Anda dapat mengurangi pemakaian kertas. Anda dapat beralih ke faktur dan sistem tagihan pembayaran digital. Dokumen sebaiknya taruh di komputer, dan meminimalisir menyimpan dokumen di lemari arsip.

Manfaatkan teknologi

Di era perkembangan teknologi seperti sekarang ini, biaya operasional bisnis sebenarnya dapat ditekan sedemikian rupa. Anda dapat menghemat dan mengembangkan bisnis. Di internet, Anda dapat memasarkan produk dan jasa secara gratis, melakukan komunikasi dgn konsumen, dan pembayaran online. Justru, jika Anda tak memanfaatkan teknologi, bisnis Anda akan tertinggal jauh, dan beban biaya operasional akan meningkat terus.

lokasi cara lain

lokasi cara lain yg terjangkau biayanya membuat biaya operasional bisnis Anda terkontrol. lokasi usaha yg lokasinya strategis harganya tentu mahal. Anda dapat mengakalinya dgn mencari tempat usaha yg agak jauh dari jalan, tapi masih mudah diakses konsumen. Jika modal Anda benar-benar terbatas, Anda dapat memulai bisnis kecil dari rumah sendiri.

Menyewa lebih baik daripada membeli

Membeli perabot bisnis, seperti sofa, meja, dan kursi, akan membuat pengeluaran bisnis Anda membengkak. Lebih baik, untuk sementara, Anda menyewa. Begitu pula jika bisnis Anda memerlukan alat berat untuk bekerja. Menyewa lebih baik daripada membeli. Sisa pengeluaran untuk menyewa barang-barang tadi, dapat Anda alihkan untuk keperluan lainnya.

Perhitungkan merekrut karyawan

Menggaji karyawan menambah biaya pengeluaran bisnis Anda. Meski dgn adanya karyawan segala pekerjaannya menjadi lebih mudah dan cepat. Rekrut saja karyawan yg benar-benar Anda butuhkan. Selebihnya, Anda dapat mengalihkan pekerjaan ke tenaga profesional dgn bayaran sesuai kesepakatan.

Dalam bisnis kecil, Anda perlu memikirkan pengeluaran dan pemasukan secara matang. Jangan sampai, pengeluaran justru untuk hal-hal yg seharusnya tak terlalu penting dalam bisnis Anda. Jangan pernah menghambur-hamburkan uang untuk hal-hal yg tak terlalu membawa pengaruh baik bagi perkembangan bisnis Anda. Tekan biaya operasional bisnis sebisa mungkin. Lalu, selebihnya Anda dapat menginventarisasikan untuk mempersiapkan bisnis di masa mendatang

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.