Mencari penghasilan tambahan dengan santai

Tuesday, August 23rd 2016. | Personal Finance

Banyak cara untuk mencari tambahan penghasilan bagi keluarga. Budi Raharjo, perencana keuangan dari One Shildt Consulting, menyebut ibu rumahtangga dapat merintis bisnis sesuai dgn hobinya.

Kalau merintis bisnis sesuai hobi atau minat maka bisa dijalani dgn lebih santai. Selain itu, “Jika merintis bisnis yg sejalan dgn hobi, diharapkan jika ada tantangan ke depannya dapat tetap semangat menghadapinya,” timpal Rakhmi Permatasari, perencana keuangan dari Safir Senduk & Rekan.

Seorang ibu rumahtangga juga tak perlu sampai memutar otak untuk mencari pasar. Sebagai awalan, tawarkan produk tersebut pada keluarga, teman, dan tetangga. Setelah bisnis berjalan stabil dan mulai memberikan keuntungan, barulah si pelaku bisnis dapat memperluas target pasar.

Keuntungan yg diperoleh dari berbisnis model ini nantinya dapat dipergunakan untuk memenuhi keperluan keuangan keluarga jangka pendek. Sedangkan untuk keperluan keluarga jangka panjang, anggaran yg ada dapat diinvestasikan di produk seperti saham, reksadana, emas, dan properti. Maklum, produk-produk itu memberi imbal hasil besar kalau berdurasi panjang.

Direktur Investasi Sucorinvest Asset Management Jemmy Paul menyebut, jenis investasi jangka panjang ini harus disesuaikan dgn besar anggaran investasi yg dimiliki. Bila penghasilan keluarga tak terlalu besar dan anggaran investasi terbatas, sebaiknya keluarga tersebut berinvestasi di instrumen investasi yg likuid. “Misalnya tabungan atau reksadana pasar uang,” ujarnya.

Sedangkan keluarga yg memiliki anggaran besar dgn tujuan keuangan jangka panjang dapat berinvestasi di instrumen berisiko lebih tinggi, seperti saham. Tentu saja, imbal hasilnya juga lebih besar.

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.