Kredit infrastruktur Bank Mandiri bisa naik 24%

Monday, January 8th 2018. | Keuangan

JAKARTA. Nilai kredit infrastruktur yg telah disalurkan Bank Mandiri mencapai Rp 39,1 triliun di akhir kuartal T 2015. Sementara kredit infrastruktur yg disalurkan bersama sejumlah bank lain melalui skema kredit sindikasi mencapai Rp 64,6 triliun.

Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin mengatakan, sampai akhir Maret lalu, Bank Mandiri telah banyak terlibat dalam pembiayaan berbagai proyek infrastruktur yg telah dijalankan Pemerintah. “Terutama proyek pembangunan yg berkaitan infrastruktur listrik, jalan tol, telekomunikasi dan infrastruktur kereta api,” katanya, Jumat (23/4/2015).

Proyek pembangunan infrastruktur yg telah dibiayai Bank Mandiri antara lain pengadaan kereta api Jabodetabek sebesar Rp 900 miliar dan pengadaan kereta api di Sumatera Selatan sebesar Rp 832 miliar.

Selain itu, Bank Mandiri juga menyalurkan pembiayaan untuk perluasan Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta dan Bandara Ahmad Yani di Semarang sebesar Rp 1 triliun. “Ditambah pembiayaan untuk pembangunan jalan tol JORR W2 Utara sebesar Rp 1,4 triliun,” ujar Budi.

Direktur Tresury Bank Mandiri Pahala Mansyuri menambahkan, prospek pertumbuhan kredit infrastruktur Bank Mandiri tahun ini lebih baik dibanding tahun lalu.

Berbagai kegiatan pembangunan proyek infrastruktur yg akan dijalankan pemerintah tahun ini, maka prospek pertumbuhan kredit infrastruktur dapat lebih tinggi dari target pertumbuhan kredit Bank Mandiri secara umum yg berkisar 15%-17% secara year on year (yoy). “Kami optimis kredit infrastruktur dapat tumbuh 23% – 24% secara yoy,” katanya.

 

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.