Pasar seret, kinerja Verena Finance tergerus

Monday, January 1st 2018. | Keuangan

JAKARTA. Kelesuan pasar otomotif dan alat berat di 2014 kemarin menekan kinerja PT Verena Multi Finance Tbk. Penyaluran kredit dari perusahaan pembiayaan ini tercatat melorot sampai 20%.

Sepanjang 2014, Verena cukup menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 1,58 triliun. Gelaran pemilu yg berlangsung tahun lalu disebut sebagai salah satu faktor yg menekan kinerja perseroan.

Selain itu, lesunya permintaan mobil baru turut menyebabkan diskon dari diler maupun pembuat otomotif gencar dilakukan. Alhasil pasar kendaraan bekas yg jadi andalan perseroan turut sunyi.

Di sisi lain, pengaruh UU Minerba dan rendahnya harga komoditas menekan permintaan alat berat. “Selain itu daya beli masyarakat di wilayah pertambangan dan perkebunan juga turut turun,” kata Direktur Verena Andi Harjono, Jumat (24/4).

Tak cuma booking baru mereka yg turun di tahun kemarin. Laba bersih perseroan juga melorot 30% secara year on year jadi Rp 24,1 miliar. Sementara outstanding pembiayaan mereka juga susut 2,7% jadi Rp 2,59 triliun.

Menurutnya tantangan berat di tahun ini tetap akan terjadi, dus ia memprediksi kinerja mereka di 2015 ini tak akan beda jauh dgn capaian tahun lalu. “Persaingan juga makin ketat, sehingga harus lebih berhati-hati,” ungkapnya.

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.