Bisnis Basah Budidaya Perairan

Saturday, February 24th 2018. | Peluang Usaha


IndonesiaBisnis.net—Kata budidaya perairan berasal dari bahasa Inggris, yakni aquaculture. Budidaya perairan dapat diartikan sebagai usaha manusia untuk meningkatkan produktivitas perairan lewat aktivitas pemeliharaan untuk memperbanyak, menumbuhkan, dan meningkatkan mutu biota akuatik. Tujuannya untuk memperoleh keuntungan.

Di Indonesia, budidaya perairan dilakukan melalui berbagai sarana, yakni kolam, tangki, karamba, dan tambak. Budidaya perairan yg umum dilakukan, antara lain budidaya udang, echinodermata (bintang laut dan tripang), ikan, dan rumput laut. Jenis-jenis budidaya perairan tadi dapat dijadikan peluang bisnis yg menarik.

Udang

Udang memiliki banyak manfaat, antara lain mengandung antioksidan yg dapat melindungi tubuh dari kanker dan kekebalan tubuh, serta mengandung vitamin B, kalium, kalsium, dan vitamin B12 yg dapat menjaga kesehatan gigi dan tulang. Udang juga mengandung asam lemak omega 3 yg memiliki manfaat membantu kecerdasan dan pertumbuhan anak, dan mengandung protein yg tinggi.

Tingkat konsumsi udang di masyarakat jgua meningkat. Saat ini pun muncul restoran dan kaki lima yg menyediakan udang sebagai menunya. Tentu semua itu adalah prospek bisnis yg menggiurkan.

Di negara kita, budidaya perairan udang ini sangat baik. Sebab, didukung faktor alam dan lahan perairan untuk tambak. Udang pun berpeluang besar sebagai salah satu komoditas utama untuk ekspor. Dari usaha budidaya udang, banyak pebisnis yg mampu meraup keuntungan sampai ratusan juta rupiah.

Ikan

Dalam budidaya perairan, ikan merupakan hewan yg sering diincar. Ikan yg dibudidayakan biasanya ditempatkan di kolam, tangki, dan laut yg telah diberi pembatas. Jenis ikan yg sering dibudidayakan, antara lain nila, lele, mas, dan salmon. Prospek budidaya ikan juga tak kalah cerahnya dibandingkan udang. Ikan yg dibudidayakan, selain dijual, juga dapat dijadikan salah satu sarana rekreasi memancing.

Echinodermata

Echinodermata memiliki lima jenis, yaitu bintang laut, lili laut, bulu babi, teripang, dan bintang laut mengular. Budidaya perairan echinodermata juga potensial untuk dikembangkan. Beberapa jenis echinodermata dapat dikonsumsi dan nilai ekonominya tinggi, yaitu bulu babi dan teripang. Teripang yg bisa dikonsumsi, antara lain holothuria, thelenota, stichopus, dan actinopyga. Ada organ bulu babi yg juga dapat dikonsumsi, yakni organ reproduksinya.

Bulu babi ternyata juga mengandung protein, vitamin A, vitamin B1, zat besi, dan asam amino yg berguna bagi kesehatan manusia. Beberapa perusahaan farmasi memanfaatkannya sebagai bahan suplemen. Telur bulu babi sebenarnya dapat dijadikan komoditas ekspor yg menguntungkan. DI Jepang, telur bulu babi diolah menjadi sushi.

Cangkang bulu babi bisa dimanfaatkan menjadi bahan baku kerajinan tangan atau tepung sebagai pakan ternak. Ususnya dijadikan pupuk organik. Namun, di Indonesia yg melihat peluang bisnis bulu babi masih sedikit.

Rumput laut

Budidaya rumput laut yg pada umumnya bisa dilakukan oleh para petani/nelayan dalam pengembangannya memerlukan keterpaduan unsur-unsur sub sistem, mulai dari penyediaan input produksi, budidaya sampai ke pemasaran hasil.

Jenis rumput laut yg memiliki nilai ekonomis tinggi, yakni eucheuma sp, gracilaria, gelidium. Rumput laut dapat diolah menjadi panganan agar-agar, kosmetik, dan pupuk. Peluang untuk diekspor juga terbuka lebar.

Jenis-jenis budidaya perairan tadi dapat Anda pilih sebagai peluang usaha. Budidaya perairan memang sangat cocok dilakukan di Indonesia, mengingat negara kita memiliki wilayah perairan yg sangat luas. Belum lagi, banyak area yg dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan budidaya perairan. Semoga jenis-jenis budidaya perairan tadi menjadi inspirasi bisnis Anda

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.