Kerajinan Batok Kelapa Bernilai Kreasi Larizo

Monday, November 20th 2017. | Peluang Usaha


Yogyakarta, IndonesiaBisnis.net—Kelapa merupakan tumbuhan yg hampir semua bagiannya dapat dimanfaatkan. Tanaman ini juga dapat dijadikan produk kerajinan tangan. Pasangan suami istri, Abdul Aziz dan Selvy Sevilla, telah membuktikannya. Sebelumnya, mereka pedagang suvenir dan kerajinan tangan yg kerap menjajakan produknya di beberapa tempat wisata di Bali.

Kerajinan Batok KelapaProduk-produk yg dijual berasal dari para perajin di Pulau Dewata. Dari kayu dan tempurung kelapa dapat dijadikan kerajinan, seperti kalung, gelang, gantungan kunci, sampai ikat pinggang. Pada 2010, keduanya tergerak menghasilkan sendiri kerajinan tangan yg selama ini mereka perjualbelikan. Yogyakarta kemudian menjadi lokasi yg dituju untuk menekuni bisnis ini.

“Alasan terbesar pindah ke Yogyakarta, karena persaingan di Bali yg sangat ketat, terlalu banyak pemain,” kata AbduL Aziz kepada Seputar UKM di toko mereka, Jalan Mataram, Purosani, Yogyakarta.

Selain pertimbangan iklim usaha, Abdul mengatakan memiliki passion mendesain sendiri produk-produk yg selama ini banyak diperoleh dari perajin lain. Selain kalung dan gelang, Abdul dan Selvy kemudian memperbanyak varian produknya dgn memproduksi barang lain, seperti tas dan dompet.

Kerajinan Batok Kelapa

Bahan baku kayu mentaos dan batok kelapa yg banyak terdapat di Yogyakarta dan Jawa Tengah menjadi faktor pendukung tumbuhnya bisnis kerajinan mereka yg diberi label Larizo. Batok kelapa, biasanya dipotong-potong membentuk kepingan berukuran 2 x 3 cm, kemudian dirangkai menjadi pernak-pernik yg menarik.

Kepingan batok kelapa biasanya dibeli dari penyalur yg memang khusus menekuni aktivitas membentuk kepingan batok kelapa. “Harganya Rp 300 rupiah perkeping,” kata Abdul yg sekarang ini mempekerjakan puluhan karyawan.

Produk yg awalnya cukup dijual di toko mereka, kini mulai tersebar ke berbagai daerah di Jawa, Sumatra, bahkan sampai ke Papua. Ribuan produk disalurkan ke berbagai outlet dan toko kerajinan.

Selvy, yg lebih banyak mengurusi pemasaran, mengatakan mengandalkan networking dalam memperluas pasar produknya. “Selain itu, harus pintar-pintar juga memahami selera pasar yg selalu dinamis,” kata Selvy.

Kisaran harga produk Larizo antara puluhan sampai ratusan ribu rupiah. Sementara untuk para reseller, akan diberikan harga khusus.”Ya biar dapat menciptakan hubungan bisnis yg saling menguntungkan,” kata Abdul Aziz. Untuk Anda yg tertarik menjalin kontak bisnis, dapat menghubungi 085643978379/085326567685. Pin BBM 28D390AF. Website www.larizo.com

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.