Modal Usaha? Waduh.. Dari Mana Ya???

Wednesday, August 23rd 2017. | Peluang Bisnis
Memulai sebuah bisnis usaha memang tak dapat terlepas dgn yg namanya “Modal Usaha”. Dua kata itu menjadi sebuah hal yg penting bagi setiap pengusaha baik itu pemula atau yg telah lama. Modal (pendanaan) kadang menentukan besar kecilnya bisnis yg digeluti nantinya walau tak sepenuhnya benar juga, tapi yg namanya modal untuk memulai bisnis sebagian besar orang jelas membutuhkannya. Lalu bagaimana mendapatkannya? mari coba kita sedikit ulas mengenai hal ini.

Ketika menemukan sebuah peluang usaha maka tentu saja kita berpikir bagaimana memulai usaha tersebut?, bagaimana menjalankan bisnis itu nantinya?, lalu pemodalan juga darimana?. Jadi begini, berdasarkan pengalaman pribadi ada beberapa cara untuk mendapatkan modal usaha tersebut.  Biasanya modal yg dibutuhkan sangat bervariatif, ada yg kecil dan ada modal yg besar juga.

Ketika itu saya dan teman mempunyai sebuah ide bisnis yg berkaitan dgn layanan sistem informasi berbasis cloud computing. Diawal pastinya kami telah memikirkan bagaimana nanti memulainya, membuatnya dan juga memasarkannya. Dari perhitungan kami semua membutuhkan modal pendanaan awal yg tak kecil juga, misalnya saja untuk menmyewa cloud server dari salah satu provider cloud terbesar di Indonesia selama 6 bulan saja memnbutuhkan sekitar 23 jutaan, rencana kami untukssewa server adalah 1 tahun jadi sekitar 46 jutaan. Biaya pembuatan tentu saja ada juga, dan dari semua biaya awal selama satu tahun perkiraan modal adalah sekitar 150 jutaan. Tentu saja ini tak sedikit bukan? lalu darimana kami mendapatkan modal sebanyak itu?

Setelah kami memutuskan untuk menangkap sebuah peluang usaha dibidang IT ini, kami mencoba berpikir bagaimana mendapat modal sebesar itu. Tentu saja bussiness plan nya telah kami rencang sedemikian rupa dari awal sampai akhir dgn tujuan untuk dapat menjalankan peluang bisnis ini dan juga dipakai untuk mencari modal yaitu “pendanaan dari investor”. Sehingga kami putuskan untuk merangkul investor untuksebagai pemodal dalam rencana bisnis kami tersebut karena dgn pertimbangan nilainya yg tak sedikit. Ketika itu kami telah menemukan gambaran beberapa investor yg kemungkinan dapat kita ajak kerjasama. Setelah membuat janji untuk presentasi bisnis maka dgn sebaik mungkin kami mempersiapkan semua materi yg akan dipresentasikan. B kahirnya hasilnya LUAR BIASA‚Ķ DEALLL .. Investor menyetujui untuk mendanai proyek bisnis IT ini. Dan Alhamdulillah sampai sekarang masih jalan prosesnya. (disini ada bagi hasil antara team dan investor, sesuai kesepakatan yg saling menguntungkan).

Itu salah satu contoh kecil dalam mendapatkan pendanaan modal usaha jika kita tak memilikinya sendiri. Kita dapat mempunyai ide peluang bisnis yg cukup bagus prospeknya dan ajaklah investor /pendana untuk bekerjasama dalam hal mendanai pastinya dgn sistem bagi hasil yg cukup proposional dan profesional serta saling menguntungkan.

Jika diperhatikan lagi bahwa modal usaha yg kami dapatkan diatas dapat masuk dalam kategori :

Modal Sosial yaitu sebuah modal usaha yg memanfaatkan koneksi atau relasi/hubungan dgn komponen masyarakat lain yg menghasilkan sebuah kepercayaan dan kerjasama yg saling menguntungkan antara semua pihak yg saling berhubungan.

Modal SDM (Sumber Daya Manusia)
yaitu kami sebagai pelaku mempunyai ide bisnis kreatif entah itu dibidang jasa atau bidang lainnya yg terus berkembang dan dapat menghasilkan sebuah pemikiran bisnis usaha yg dapat dijalankan/dimanfaatkan kedepan nantinya.

Dari pengalaman kami diatas saya rasa dua modal itu yg paling penting yaitu “mempunyai ide kreatif dan juga mempunyai koneksi/relasi yg cukup baik (dgn investor)” jika ini dikombinasikan dgn baik insyaAllah akan menghasilkan sebuah bisnis usaha yg cukup bagus.

Selain contoh real yg kami jalani diatas, maka modal pendanaan dapat kami simpulkan dapat berasal dari beberapa sumber diantaranya :

  1. Modal Pribadi : Modal pribadi biasanya yg dimiliki banyak orang ketika mereka ingin menjalankan binsis yg telah mereka temukan. Modal dapat kecil dan juga dapat besar. Jika modalnya realtif kecil maka cukup beberapa usaha saja kemungkinan yg dapat dijalankan. Tips dri saya adalah jika ide peluang usaha itu cukup bagus maka dapat dikombinasikan dgn modal sosial untuk bsia menjalankannya.
  2. Modal Dari Orang lain : Tentu saja telah dibahas berdasar pengalaman pribadi saya diatas dapat berasal dari investor murni  (orang lain) atau dapat dari investor yg berasal dari keluarga,teman dan kolega anda. 
  3. Modal Kredit dari Bank : Untuk modal kredit/pinjaman dari sebuah bank biasanya menjadi salah satu favorit bagi sebagian kalangan masyarakat karena mungkin prosesnya yg tak terlalu sulit, namun ketika kita tak memiliki jaminan maka modal belum tentu dapat turun. Kita terpaksa mencari sebuah pinjaman tanpa jaminan? nah ini tergantung anda pastinya. Menurut saya pikirkan baik-baik untuk memulai usaha baru apakah harus pinjam kredit atau tak, karena anda nanti juga harus memikirkan angsuran tiap bulannya. Hitung dgn matang dan bijaksana sebelum mengambil opsi ini.
Pemodalan untuk usaha bisnis baik itu skala kecil atau menegah bahkan besar memang dapat darimana saja, akan tetapi sebaiknya kita bijak dalam mencari solusinya. Tentukan kondisi bisnis anda apakah perlu dgn modal opsi A atau opsi S atau bahkan opsi H. Semua harus dipikir sebaik mungkin dan sebaiknya minimalkan resiko karena ketika kita memanfaatkan sebuah peluang usaha yg telah kita temukan, maka modal usaha telah secara otomatis menjadi salah satu komponen yg mendasar yg harus kiita pikirkan. Semoga Anda Sukses ! Terima Kasih.

 

Artikel Lainnya:

tags: , , ,
.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.