Mencicipi gurihnya bisnis ayam renyah

Sunday, October 15th 2017. | Peluang Usaha

BEKASI. Bisnis olahan ayam tak sunyi dari tawaran kemitraan. Tawaran terbaur datang dari Lukman yg mengusung brand Hasna Fried Chicken di Bekasi, Jawa Barat. Berdiri awal tahun ini, Hasna Fried Chicken langsung menawarkan kemitraan usaha. Meski pendatang baru, jumlah mitranya kini telah ada 10 yg tersebar di Jabodetabek. Sementara gerai milik sendiri ada tiga.

Hasna Fried Chicken menawarkan kemitraan senilai senilai Rp 6,5 juta. Fasilitas yg diperoleh mitra terdiri dari perlengkapan masak, bumbu 2 kilogram (kg), ayam 10 ekor, perlengkapan packaging seperti plastik, dus, dan lain-lain. Tak lupa, mitra juga mendapat pelatihan dan gerobak untuk berjualan. Kerjasama ini berlaku selamanya. Sistem kemitraan ini juga tak memungut biaya royalti.

Mitra cukup diwajibkan membeli bahan baku bumbu dan peralatan dari pusat. “Untuk ayamnya mitra bebas, mau ambil dari pusat atau beli sendiri,” ujar Lukman.

Hasna Fried Chicken menawarkan menu ayam goreng crispi. Satu potong ayam diharga mulai Rp 6.000 sampai Rp 9.000.

Lukman menargetkan, mitra dapat menjual minimal 10 ekor per hari atau sekitar 90 potong ayam. Dengan penjualan sebanyak itu, mitra bisa meraup keuntungan sebanyak Rp 540.000 per hari atau Rp 16,2 juta sebulan. Setelah dikurangi biaya bahan baku, sewa tempat, dan operasional lainnya, mitra akan mendapatkan keuntungan bersih sekitar Rp 8,1 juta per bulan. “Jadi dalam waktu satu bulan telah dapat balik modal,” katanya.

Lukman membebaskan mitra dalam menentukan lokasi berjualan. “Pilih tempat yg ramai, padat penduduk, dapat di pinggir jalan besar atau di depan mini market,” jelasnya. Tempat ini, menurutnya, sangat menentukan penjualan.

Lukman mengklaim, kelebihan Hasna Fried Chicken adalah harganya ekonomis. Selain itu, ia menjamin racikan bumbu terbuat dari bahan berkualitas.

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.