[Sebuah Inspirasi] Prospek Usaha Beternak Ayam Kampung

Wednesday, November 8th 2017. | Peluang Bisnis
Beternak ayam kampung merupakan salah satu peluang usaha yg saya rasa akan tetap eksis dan terus berlanjut dari waktu ke waktu nantinya. Kenapa demikian? karena yg membutuhkan daging ayam kampung, terlur ayam kampung masih banyak dan semakin bertambah banyak. Jika permintaan produk jenis ayam kampung ini terus ada dan meningkat otomatis beternak ayam kampung ini tentu saja merupakan sebuah peluang bisnis yg cukup menjanjikan.
Sebelum membahas lebih detail dan lebih lanjut lagi mengenai bagaimana bisnis ini berjalan dan bagaimana memasarakan hasil ternak ayam jenis ini sebelum itu ada ilustrasi yg saya rasa cukup menarik. Berawal dari penulis yg sedang mampir di angkringan dan menikmati dinginya es teh ketika udara Jogja sedang panas-panasnya beberapa hari yg lalu (masih di bulan april 2013 ini) ada seorang pengnjung angkringan yg ternyata dia seorang penjual ayam kampung. Usut punya usut dia membawa motor yg dibelakangnya ada keranjang besar tempat memuat ayam kampung yg dia pasarkan. Dan lebih asik lagi kata dia sekitar 165 ekor ayam kampung habis terjual hari itu, Lho? kok cepet banget? bagaimana dapat? itu pertanyaan saya ke sang penjual ayam tersebut.
Ternyata sang penjual telah memiliki banyak pelanggan yg hampir tiap beberapa hari sekali dia setori ayam jenis kampung ini. Dari satu ekor ayam dapat untung bersih antara Rp.1000-Rp.1500 jika hari itu ayam yg laku adalah 165 ekor berarti lebih dari Rp.165.000 keuntungan yg didapat dihari itu, belum di hari-hari lainya, begh.. menarik juga pikir saya.
Jika megamati cerita yg diceritakan sang penjual tersebut dimana dia cukup mengambil keuntungan yg sedikit antara Rp.1000-Rp.1500 per ekornya dia beralasan bahwa keuntungan sedikit tapi perputaran cepat dan dalam jumlah banyak tentu saja lebih menyenangkan dibanding mengambil untung besar dari setiap ekornya akan tetapi sulit dan kurang lancar perputarannya. Tentu saja dia mengambil keuntungan tersebut dgn harapan juga bahwa pelanggan dia tak akan lari ke penjual lainnya, menurut saya ini adalah salah satu faktor penentu juga dimana pembeli telah nyaman dan pas dgn harga yg disepakati dan disertai pelayanan bagus maka dapat saya katakan mas penjual ayam kampung tersebut cukup pintar dan cerdik dalam memanfaatkan peluang bisnis yg sedang diajalani.
Lalu bagaimana dgn kita? apakah kita dapat juga seperti itu? apakah kita harus terjun sendiri ke lapangan? saya rasa kia jufa dapat berbisnis dan membuka usaha beternak ayam kampung serta memasarkannya tanpa harus kita sendiri yg harus turun ke lapangan. Prinsipnya ktia harus mengetahui seluk beluk dari ayam jenis ini. Bagaimana cara merawatnya supaya kesehatan dan juga telur yg dihasilkan juga cukup bagus. Karena selain daging ayamnya sendiri, teluryang dihasilkan juga cukup laris dipasaran. Silahkan cari referensi di internet atau dibuku-buku yg telah sangat banyak tersebar dipasaran tentang bagaimana beternak ayam kampung dgn baik dan benar. Anda tinggal praktekan dan silahkan bekerjasama atau membayar tenagan marketing untuk menembusi setiap warung soto ayam kampung misalnya, restoran, pengepul dan pembeli ayam yg keliling memakai gerobak serta ke pasar hewan tradisional. Intinya market masih terbuka lebar dan jika anda dapat medapatkan pelanggan dalam jumlah yg cukup banyak dan anda dapat menyediakan supli secara rutin maka bukan tak mungkin peluang usaha ini akan menjadi sebuah bisnis usaha yg cukup bagus.
Saya tak akan berbicara terlalu banyak mengenai peluang bisnis ini, inspirasi dari seorang pedagang ayam kampung keliling yg memiliki omset yg cukup luamyan banyak saya rasa telah dapat menjadi gambaran bahwa jenis usaha ini adalah sebuah ide usaha yg cukup bagus dan prospek kedepannya masih cukup terbuka.
Terima Kasih
Hatatatn : sumber gambar jerrydardie.blogspot.com

Search terms:

Ayam kampung cilacap,

Artikel Lainnya:

tags: , ,
.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.