Ini jurus Dapen Pertamina di bisnis private equity

Saturday, June 24th 2017. | Keuangan

JAKARTA. Bisnis private equity boleh jadi sedang menikmati masa indah belakangan ini. Namun bagi Dana Pensiun Pertamina, langkah mereka menggandeng Islamic Development Bank (IDB) diiringi oleh sejumlah strategi yg berbeda dgn perusahaan lainnya.

Presiden Direktur Dapen Pertamina Helmi Kamal Lubis mengungkapkan kebanyakan perusahaan private equity yg ada sekarang ini bermain di perusahaan-perusahaan tertutup. Namun perusahaan bentukan mereka nantinya akan lebih banyak menanamkan modal di perusahaan yg telah melantai di bursa.

Helmi beralasan, sebagai pengelola anggaran pensiun pihaknya telah lebih berpengalaman berinvestasi di pasar modal. Makanya mereka merasa lebih nyaman bila masuk ke perusahaan berstatus emiten “Karakter kita kan banyak main di capital market,” katanya.

Selain itu, mereka pun memang lebih condong untuk menggarap perusahaan terbuka. Pasalnya kinerja dan pelaporan dari perusahaan seperti ini dinilai akan lebih transparan.

Sementara dari sisi sektor perusahaannya, dia bilang pihaknya akan fokus ke sektor infrastruktur dan energi. Maklum kedua sektor tersebut merupakan bagian yg ingin digenjot pemerintah dan membutuhkan anggaran yg cukup besar.

Di sisi lain dgn banyaknya aliran anggaran dari wilayah Timur Tengah, dia bilang pihaknya pun akan menghindari beberapa sektor yg tak sesuai dgn prinsip syariah. Sebutnya saja industri perbankan konvensional sampai minuman keras.

Artikel Lainnya:

.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.