Sukardi Rinakit tolak jabatan Komisaris Utama BTN

Monday, June 5th 2017. | Keuangan

JAKARTA. Pengamat Politik Sukardi Rinakit mengatakan tak menerima jabatan sebagai Komisaris Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN). Padahal, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan telah memutuskan dirinya sebagai Komisaris Utama BTN.

“Jadi saya bukan Komisaris Utama BTN seperti yg diberitakan,” kata Sukardi, Sabtu (4/4).

Sukardi mengatakan, ketika ditunjuk sebagai Komisaris Utama BTN oleh pemegang saham mayoritas yakni Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dia telah menyampaikan ketidaksetujuannya menjadi komisaris utama di perbankan pelat merah tersebut.

“Sejak semula saya tak dapat menerima posisi Komisaris Utama BTN, saya tak mau menerima pekerjaan dgn kepala kosong,” ujar Sukardi.

Sementara itu sumber dari dalam Kementerian BUMN mengatakan, sebelum diselenggarakan RUPTS BTN 24 Maret 2015, Kementerian BUMN telah berkomunikasi dgn Sukardi terkait posisi Komaisaris Utam BTN dan dia mengatakan bersedia menerima jabatan tersebut.

“Tidak mungkin menunjuk seseorang tanpa berbicara dulu sama yg bersangkutan. Kita (Kementerian BUMN) menunjuk orang kan dgn melihat kapasitasnya, mampu atau tak untuk menjadi Komisaris Utama BTN. Kita menunjuk bukan karena orang itu deket dgn siapa dan orangnya siapa? Kita lihat aja nanti bagaimananya,” tutur sumber internal Kementerian BUMN.

Seperti diketahui, RUPST BTN telah menghasilkan perubahan nama susunan Dewan Komisaris perseroan, di antaranya :

Dewan Komisaris Baru:

Komisaris Utama Sukardi Rinakit
Komisaris Independen Amanah Abdulkadir
Komisaris Independen Kamaruddin Sjam
Komisaris Independen Catherinawati Hadiman
Komisaris Independen Arie Coerniadi
Komisaris Agung Kuswandono
Komisaris Lucky Fathul Aziz

Dewan Komisaris Lama:

Komisaris Utama Mardiasmo
Komisaris Independen Sahala Lumban Gaol
Komisaris Independen Amanah Abdulkadir
Komisaris Independen Maulana Ibrahim
Komisaris Agung Kuswandono
Komisaris Herman Hidayat

(Seno Tri Sulistiyono)

Artikel Lainnya:

tags:
.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.