Keuntungan manis dari budidaya si kayu manis (1)

Tuesday, January 12th 2016. | Peluang Usaha

Indonesia telah begitu terkenal sebagai negara penghasil rempah-rempah. Letak geografis dan kondisi iklim yg mendukung tumbuhnya berbagai macam jenis tanaman, membuat negeri ini kaya akan sumber daya alam. Salah satunya adalah kayu manis.

Selain banyak digunakan sebagai bumbu masakan, banyak sekali manfaat dari tanaman yg memiliki nama latin Cinnamomum zaylanicum ini. Diantaranya dipercaya dapat mengobati diabetes, asam urat, maag, kembung, sakit kepala, diare, mengurangi kadar kolesterol, dan masih banyak lagi.

Manfaatnya yg berlimpah itu membuat tanaman ini banyak dilirik oleh para pembudidaya. Salah satunya adalah Fatkul Mujib. Pria yg kerap disapa Faiz ini membudidayakan kayu manis di daerah Nganjuk, Jawa Timur.

Faiz mengatakan lebih fokus pada pembibitan tanaman kayu manis. Nantinya bibit tersebut dijual dan akan dibudidayakan oleh para pembelinya. Faiz baru satu tahun terakhir melakukan pembibitan kayu manis. “Karena ada permintaan pasar untuk bibit kayu manis, tapi kalau pembibitan tanaman lainnya itu telah lama,” ujar Faiz.

Saat ini Faiz memiliki sekitar 2.000−5.000 bibit pohon kayu manis. Dia membanderol harga bibit mulai dari Rp 2.500−Rp 3.000 per polibag untuk ukuran 30 cm−40 cm. Sementara untuk ukuran bibit pohon 1 meter ke atas dihargai Rp 10.000−Rp 12.000 per polibag.

Faiz mengatakan bisa menjual sekitar 100 bibit−200 bibit kayu manis dalam sebulan. Yang paling banyak diminati pasar itu yg ukuran 30 cm−40 cm. “Dari sini, saya dapat meraup keuntungan Rp 200.000 sampai lebih dari Rp 2 juta per bulan,” kata dia.

Pembudidaya tanaman kayu manis lainnya adalah Almades asal Jambi. Dia telah membudidayakan kayu manis semenjak lama. Kebun tempat dia membudidayakan kayu manis adalah kebun yg didapatkan dari orang tuanya.

Sampai sekarang Almades mempunyai sekitar 2.000 pohon kayu manis dikebunnya. Rata-rata usia pohon telah mencapai 25 tahun. “Saat ini, kita cukup mengambil kulit,” katanya pada KONTAN.

Pengupasan kulit pohon kayu manis ini tak bisa dilakukan tiap bulan. Almades menanen kulit kayu manis sekitar lima tahun sekali. Dalam satu kali panen, Almades bisa menghasilkan sekitar 20 ton kulit kayu manis kering.

Dia membanderol harga jual kulit kayu manis sekitar Rp 19.000 per kg. Bila dihitung, sekali panen Almades bisa mengantongi keuntungan sekitar Rp 380 juta.  Seluruh hasil kayu manis kering hasil panennya selalu habis diborong oleh tengkulak asal Padang atau Jawa untuk dibawa ke wilayah mereka masing-masing.   

(Bersambung)

Search terms:

alat pengerok kayu manis,

Artikel Lainnya:

tags: , , ,
.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.