BI dukung integrasi ATM bank BUMN

Thursday, July 5th 2018. | Keuangan

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mendukung rencana Kementerian BUMN yg ingin melakukan integrasi mesin anjungan tunai mandiri (ATM) pada bank-bank pelat merah.

Ronald Waas, Deputi Gubernur BI, menyampaikan, rencana integrasi itu akan membuat efisiensi bagi bank BUMN. “BI akan membuat ketentuan bagi bank BUMN yg ingin melakukan integrasi ATM,” kata Ronald, Kamis (5/3).

Sebagai regulator, BI bertugas mengawasi cara pembayaran pada perbankan, prinsipal dan switching untuk melindungi nasabah yg bertransaksi melalui sistem dan jasa perbankan.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyampaikan,  penggabungan ATM bakal menekan biaya operasional bank. Sebab integrasi akan mengurangi impor mesin ATM, menekan biaya penggunaan listrik, serta menurunkan tetek bengek lain dalam pengelolaan ATM. Ujungnya, bank BUMN dapat menggunting kembang kredit.  

Kredit yg murah jelas dibutuhkan pemerintah yg ingin menggenjot pembangunan dan perlu modal besar. 

Peluang konsolidasi mesin ATM tentu saja terbuka. Namun, memang tak mudah mewujudkan integrasi ATM ini. Wajar saja, ada banyak sikap bankir BUMN menanggapi rencana ini.

Artikel Lainnya:

tags: , , ,
.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.