Banyak diburu wisatawan asing (2)

Thursday, October 29th 2015. | Peluang Usaha

Desa Lodtunduh menjadi satu dari empat desa di Kecamatan Ubud yg memiliki daya tarik. Desa ini dikenal karena karya seni lukis. Maklum, disini banyak toko yg menjual karya seni lukis dgn berbagai model termasuk dalam salah satunya layang-layang.

Para pemilik sekaligus perajin layang-layang di daerah ini mengatakan tak menemui kendala dalam mendapatkan bahan baku pembuatan layang-layang. Umumnya, banyak bahan baku ini diperoleh dari daerah sekitar Ubud, namun ada juga yg diangkut dari wilayah lain di Bali.

Made Mawa, salah satu perajin layang-layang di desa ini mengatakan ada dua bahan baku yg berasal dari luar Ubud. Pertama, kain parasut yg digunakan sebagai pelapis rangka layang-layang ini berasal dari Denpasar.

Kedua, bahan gabus yg digunakan untuk kepala layang-layang  yg terbuat dari gabus berasal dari tempat pelelangan ikan disekitar Bali. “Bahan pembuat kepala yg menyerupai hewan ini kami mendapatkannya dari Benoa, bekas tempat pelelangan ikan,” tutur Made.

Perpaduan bahan baku berkualitas ditambah kreativitas dari para perajin membuat layang-layang di Desa Lodtunduh diburu para wisatawan mancanegara yg datang ke Bali, seperti dari Amerika Serikat, Eropa, dan Australia.

Kebanyakan pembeli asal Amerika Serikat dan Eropa adalah pembeli borongan dalam jumlah besar untuk dijual kembali. Sedangkan pembeli asal Australia membeli layang-layang cukup untuk mengisi waktu senggang selama berlibur di Bali. “Biasanya pembeli dalam jumlah besar dapat membeli sekitar 500 pieces-700 pieces layang-layang,” ujar Made.

Meskipun konsumen utama layang-layang ini adalah ekspatriat, namun bukan berarti layang-layang ini tak diminati warga Indonesia. Made bilang banyak pula pembeli dari wisatawan domestik yg kebanyakan berasal dari Jakarta.

Cuma, warga asli Bali jarang mengunjungi desa ini untuk berburu layang-layang. Made mengungkapkan bahwa warga Bali terlalu menyukai ukuran layang-layang yg kecil dan sederhana seperti yg banyak di jual si Desa Lodtunduh. “Kalau orang lokal tak menyukai layang-layang dgn ukuran sederhana seperti ini karena mereka dapat membuat sendiri,” kata Made.

Adapun produk yg paling sering dicari oleh pembeli adalah layang-layang yg berbentuk naga, burung, dan kupu-kupu. Membuat layang-layang pun dirasa tak terlalu sulit. Bahan yg diperlukan adalah kain parasut, gabus, kawat, bambu, cat, dan lem kemudian pengerjaannya dibagi dalam beberapa tahap, yaitu melukis badan, membuat kepala layangan yg berbentuk seperti hewan, dan merakit layang-layang.

Putu Suartika, perajin layang-layang lainnya mengatakan untuk melukis badan layang-layang cukup mudah karena tak perlu keterampilan khusus. Dia mengatakan mampu melukis 20 lembar kain parasut untuk layang-layang tiap harinya. “Prosesnya sederhana sama seperti melukis abstrak,” tutur Putu.            

(Bersambung)

Search terms:

kerangka layang layang ular, cara membuat layang layang ular dari bambu, kerangka layang ular cobra, cara membuat layagan ular, gambar layagan ular kopbara, layang layang bentuk ular,

Artikel Lainnya:

tags: , , ,
.:[Close ads]::[Click 2x]:.

.:[Close ads]::[Click 2x]:.